Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Masih Banyak Siswa yang Tak Tahu Beasiswa Bidikmisi

13 November 2019, 13: 20: 31 WIB | editor : Perdana

Masih Banyak Siswa yang Tak Tahu Beasiswa Bidikmisi

SOLO – Tidak banyak pelajar setingkat SMA/SMK yang paham tentang alur pendaftaran beasiswa Bidikmisi. Padahal, beasiswa ini dapat meringankan biaya melanjutkan kuliah. 

Karena itu, perlu digencarkan sosialisasi terkait beasiswa Bidikmisi di sekolah. “Saat sosialisasi, sasarannya bukan hanya mengedukasi satu siswa. Tapi juga mengedukasi satu keluarga. Sebab, banyak keluarga yang juga tidak paham dengan alur pendaftaran beasiswa Bidikmisi, sehingga tugas relawan adalah memberi pemahaman ke satu keluarga siswa tersebut,” beber mahasiswa Sosiologi Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus penerima beasiswa Bidikmisi Muhammad Zudin saat memaparkan kegiatan Bidikmisi Goes to School di UNS, kemarin (12/11).

Relawan yang dimaksud Zudin adalah mereka para mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi. Relawan harus meneruskan informasi lengkap terkait beasiswa Bidikmisi kepada para siswa yang membutuhkan.

“(Kerja) relawan tidak dibayar bukan karena tidak bernilai, tapi karena tak ternilai. Gerakan sosial ini berpotensi menghasilkan dampak besar dan potensi pahala,” sambungnya.

Zudin mengutip pasal 31 ayat 1 UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Namun kenyataannya, pasal tersebut belum menjamin seluruh warga negara memperoleh pendidikan tinggi. Terutama bagi mereka yang secara finansial tak mampu.

“Untuk itulah peran mahasiswa sangat diperlukan dalam pengimplementasian salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat,” jelas dia.

Ditambahkan Zudin, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 30/2010 tentang Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan kepada Peserta Didik yang orang tua atau walinya tidak mampu membiayai pendidikan, maka diselenggarakan beasiswa Bidikmisi sebagai program pendidikan nasional untuk memberikan bantuan ke jenjang pendidikan tinggi. 

Pemateri lainnya yang juga penerima beasiswa Bidikmisi Nurdiyanti menambahkan, relawan mahasiswa Bidikmisi harus berkontribusi dan melakukan langkah nyata untuk negeri. Selain aktif di kegiatan Bidikmisi, mereka harus menggali minat dan mengembangkannya.

“Sebagai relawan, kita juga harus berprestasi sesuai bidang masing-masing. Mengikuti berbagai pengabdian kepada masyarakat. Saatnya berkarya, berprestasi, dan berkontribusi untuk negeri,” pungkasnya.

Sekadar informasi, beasiswa Bidikmisi dapat dijangkau lebih banyak siswa SMA/SMK/Sederajat pada 2019, yakni sejumlah 91.138 siswa di 576 sekolah dari 46 daerah di Indonesia. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia