Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
DJARUM FOUNDATION-KEJURKAB PBSI BOYOLALI

Potensi Atlet Mulai Menjanjikan

14 November 2019, 14: 40: 03 WIB | editor : Perdana

Salah satu pertandingan Djarum Foundation-Kejurkab PBSI Boyolali yang digelar di GOR Poncobudoyo

Salah satu pertandingan Djarum Foundation-Kejurkab PBSI Boyolali yang digelar di GOR Poncobudoyo (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Bicara potensi, Kabupaten Boyolali banyak yang bilang kota ini kalah pamor dalam sisi potensi atlet bulu tangkis jika dibandingkan Kota Solo. Namun seiring berkembangnya waktu, ternyata banyak harapan muncul kabupaten ini bisa kembali memunculkan lagi atlet nasional. Seperti sosok Maria Febe, atlet PB Djarum asal Kota Susu yang sempat membawa harum nama kabupatennya, dan juga Indonesia pastinya.

Belum laga ini digelar seleksi PB Djarum regional Solo Raya di GOR RM Said Karanganyar. Dari 18 yang lolos ke final regional di Kudus, ternyat terselip satu nama asal Boyolali. Dia adalah Liliyana Melinda Elmar, yang terjun di kelompok umur (KU) 11 putri.

Sayangnya dari 18 tiket yang didapat atlet yang ikut seleksi, Boyolali hanya punya satu wakil. Berbanding jauh dengan Solo, yang sukses mendulang tujuh tiket, dengan empat diantaranya meraih super tiket.

“Kita melihat perkembangan atlet di Boyolali semakin pesat. Tiap tahun tak ada atlet yang bisa mendominasi di tiap kelas. Atlet yangbaru ikut potensinya juga sudah terlihat bagus-bagus,” terang Sekretaris PBSI Boyolali Eko Suyono.  

Saat ini PBSI tengah menggelar kejuaraan Djarum Foundation-Kejurkab PBSI Boyolali 2019 di GOR Poncobudoyo, Pulisen (12-16/11).

Ada 181 atlet ikut serta, yang terjun dari kelas pra usia dini hingga pemula. Tercatat juga ada 13 PB yang menerjunkan atlet-atlet terbaiknya. ”Tahun ini ada dua PB baru yang tumbuh, yakni PB Cahaya dan Eka Kapti. Bertambahnya klub, tentu membuktikan animo pembinaan atlet di Boyolali stabil dan terus menanjak naik,” tuturnya. 

Ditanya soal peluang untuk jadi juara umum, ternyata dia tak bisa memprediksikan. Kejurkab tahun lalu, PB Natural berhasil menyabet predikat sebagai juara umum. Mereka berhasil mendulang dua emas, dua perak, dan satu perunggu. PB asal Simo tersebut sukses menang tipis dari PB Yudhistira yang membawa pulang dua emas, satu perak dan dua perunggu.

Tahun 2016, PB Tangker pernah jadi juara umum. di musim tersebut 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu Tangker, unggul dari APK Sawit yang harus puas finis di posisi kedua dengan raihan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

“Tahun ini bisa jadi title juara umum akan berganti. Ini maklum karena di Boyolali title juara umum biasanya selalu berubah. Ini membuktikan bahwa persaingan di kejuaraan yang dibuat PBSI memang sulit diprediksi,” tegasnya. (nik)

PESERTA KEJURKAB PBSI BOYOLALI

• PB APK Sawit

• PB SAB Bayudono

• PB Gemilang Nogosari

• PB Selokaton Boyolali

• PB Yudhistira Boyolali

• PB Natural Simo

• PB Exotic Simo

• PB Cahaya Boyolali

• PB Eka Kapti

• PB Tangker

• PB Zoas Ngemplak

• PB Citra 7

• PB Najwa Boyolali

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia