Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Pemain Lokal Tak Dilirik Persis,Paulus: Salah Besar Solo Tak Potensial

15 November 2019, 07: 50: 59 WIB | editor : Perdana

Striker Persis Solo M Isa (jersey merah) di kawal dua pemain Persatu Tuban di Liga 2 2019

Striker Persis Solo M Isa (jersey merah) di kawal dua pemain Persatu Tuban di Liga 2 2019

Share this      

SOLO – Persis Solo sudah mengumumkan ada 14 pemain musim lalu yang kemungkinan dipertahankan. Yang cukup mengejutkan, hanya ada satu putra daerah yang posisinya masih aman. Yakni striker asal Karanganyar M. Isa. 

Nasib berbeda dirasakan oleh Dedi Cahyono, Andri Prabowo, dan Dimas Galih. Mereka harus mencari pelabuhan baru di luar Solo musim depan. Head Coach Laskar Sambernyawa Salahudin dan tim kepelatihan lain tentu punya pertimbangan. Manajemen Persis juga sudah mengungkapkan untuk saat ini belum ada niatan menggelar seleksi terbuka untuk skuad Persis di Liga 2 2020. Untuk sisa slot musim depan, besar kemungkinan akan digenapi oleh pemain rekomendasi yang tengah dibidik. 

Apalagi, demi target promosi yang diusung Persis musim depan, manajemen berani mendatangkan pemain ternama. Selain bagus dari sisi jam terbang, pemain yang hadir juga diharapkan sudah punya nama di kompetisi Liga Indonesia.

Pihak Askot PSSI Surakarta cukup kecewa lantaran peluang pemain lokal masuk ke Persis semakin hari semakin menipis. “Kalau ada yang bilang pemain Solo tak potensial, salah besar. Pemain muda kita hanya tak diberi kesempatan saja. Coba kalau dipoles, pasti bisa berbicara banyak. Saat ini untuk pemain magang saja sudah ditiadakan,” terang Ketua Askot PSSI Surakarta Paulus Haryoto.

Pria yang juga anggota DPRD Surakarta mengakui, sejatinya di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 banyak pemain Solo yang bergabung dengan klub di luar Kota Bengawan. Ada yang ingin mencari pengalaman, ada juga yang memang belum juga dilirik Persis untuk bergabung.

”Kalau ditanya potensi pemain Solo, jangan ditanya. Tim asal Solo belum lama ini menjadi juara Piala Menpora tingkat nasional untuk KU-14 (KKO SMPN 1 Surakarta) dan KU-16 (SSB R2). Mereka jadi bank pemain kita di masa depan. Soal masa depannya, nanti bisa masuk ke pro itu tergantung dapat kesempatan dari tim senior enggak,” ujarnya.

Dia juga mengakui dalam beberapa tahun terakhir, Persis memang tak membuka pintu pemain Persis junior untuk magang di Persis senior. Persis juga terkadang tak menggelar seleksi untuk tim internal. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia