Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Gapura Papahan Diusulkan jadi Bangunan Cagar Budaya

15 November 2019, 14: 38: 27 WIB | editor : Perdana

TETENGER: Gapura Papahan yang berada di simpang empat Papahan, Tasikmadu akan dijadikan salah satu ikon Kabupaten Karanganyar.

TETENGER: Gapura Papahan yang berada di simpang empat Papahan, Tasikmadu akan dijadikan salah satu ikon Kabupaten Karanganyar. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Warga Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu mendesak pemkab menata kawasan Gapura Papahan di simpang empat papahan. Pasalnya, gapura tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan Pura Mangkunegara.

Kepala desa Papahan, Tri Sadono mengungkapkan, warga Papahan juga meminta pemkab mengusulkan status bangunan cagar budaya (BCB) bagi Gapura Papahan tersebut. Selain untuk menjaga kelestarian bangunan, juga menata infrastruktur wajah Kabupaten Karanganyar.

”Asetnya itu kelihatannya milik pemerintah kabupaten, makanya warga Papahan ingin kalau tugu itu ditata dengan baik. Karena itu juga menjadi salah satu wajah Kota Karanganyar,” terang Tri Sadono saat ditemui sejumlah wartawan disela – sela kegiatan seminar kajian budaya, yang dilakukan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Karanganyar Rabu (13/11)

Menurut Tri, lingkungan sekitar setidaknya ditata, diberikan pengaman atau digeser. Asalkan tidak merubah bentuk gapura. Dua tugu Papahan yang berbentuk seperti bangunan candi tersebut diyakini berfungsi sebagai pintu masuk menuju ke Pabrik Gula (PG) Tasikmadu.

”Kalau dari ceritanya, gapura tersebut menjadi salah satu peninggalan zaman Jepang. Gapura dijadikan sebagai gerbang untuk menuju ke pabrik gula,” ungkapnya.

Kepala Seksi Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Sawaldi, mengungkapkan, pihaknya saat ini baru mendata sejumlah benda cagar budaya di wilayah Karanganyar. Gapura Papahan memang sudah ada sejak dari zaman penjajahan Belanda. Gapura tersebut belum direhab dan nanti akan diusulkan sebagai benda cagar budaya.

”Setelah berstatus BCB, kita akan lalukan penataan lebih lanjut. Bisa jadi salah satu ikon Kabupaten Karanganyar,” terangnya. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia