Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

P2TP2A Siap Terima Laporan KDRT

16 November 2019, 19: 01: 19 WIB | editor : Perdana

EMBAN AMANAT: P2TP2A dilantik Bupati Juliyatmono di kantor setda, kemarin (15/11)

EMBAN AMANAT: P2TP2A dilantik Bupati Juliyatmono di kantor setda, kemarin (15/11) (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Maraknya pelecehan seksual yang dialami perempuan dan anak disikapi pemerintah dengan membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Mereka bertugas mengontrol pelayanan publik pemerintah agar memberikan pelayanan yang baik kepada perempuan dan anak.

Pengawasannya di sekolah, kantor pemerintahan, hingga pelayanan kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas.

”Bagaiaman cara melindungi perempuan dan anak dengan baik, semua akan terkontrol di lembaga ini. Karena dari setiap kejadian, perempuan dan anak selalu menjadi korban. Maka dari itu, kita harapkan kepala sekolah dan kepala puskesmas membuat tempat khusus untuk memberikan pelayanan,” terang Bupati Juliyatmono saat pengukuhan pengurus P2TP2A di kantor setda, kemarin (15/11).

Bupati mengharapkan perempuan dan anak berani melapor. Jika sewaktu – waktu mengetahui atau merasa menjadi korban tindakan pelecehan ataupun kekerasan.

”Kalau cepat untuk lapor, kita akan cepat untuk melakukan tindakan. Paling tidak barang buktinya masih ada. Karena penanganan kasus KDRT itu membutuhkan kecepatan dan kecermatan,” terang Bupati.

Ketua P2TP2A Karanganyar Siti Khomsiah mengaku, dari jumlah penduduk Kabupaten Karanganyar sebanyak 900 ribu orang, tidak ada 0,1 persen kasus KDRT yang terjadi tahun ini.

”Maka dari itu, saya ingin Karanganyar itu bersih dari kejadian – kejadian atau tindakan KDRT. Dimulai dari keluarga kita sendiri, lingkungan, dan masyarakat. Pemerintah mendorong agar pelayanan publik itu menyediakan tempat,” ucapnya. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia