Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pascputing Beliung Sukoharjo, PLN Kebut Perbaikan Tiang Listrik Ambruk

18 November 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Perdana

PLN terus mengebut perbaikan tiang listrik yang ambruk diterjang angin puting beliung

PLN terus mengebut perbaikan tiang listrik yang ambruk diterjang angin puting beliung (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Pascaterjangan angin puting beliung di empat kecamatan di Sukoharjo, PLN lekas melakukan perbaikan pada 33 tiang listrik yang ambruk.

Sebelumnya, angin puting beliung menerjang empat desa di Kecamatan Baki, empat desa di Kecamatan Gatak, tiga desa di Kecamatan Sukoharjo, serta satu desa di Kecamatan Grogol. Akibatnya sejumlah  rumah mengalami kerusakan hingga roboh. Selain iti, 33 tiang listrik patah dan berimbas pada padamnya aliran listrik di daerah terdampak.

Manajer PLN ULP Grogol Aditya Cipta mengatakan, proses perbaikan tiang listrik yang ambruk tengah dilakukan. Dari 33 tiang listrik yang ambruk, 20 tiang telah selesai diperbaiki. Sebanyak 12 tiang rampung dipasang, sedangkan sisanya masih dalam proses pemasangan.

Selanjutnya, perbaikan jaringan listrik juga sudah dilakukan. Terutama di daerah Bulakrejo, Sukoharjo, dan sebagian di Baki.
"Tiang-tiang yang roboh sudah dilakukan perbaikan. Tersisa 13 tiang listrik yang akan dibenahi. Teruma di wilayah Kecamatan Baki karena yang terdampak paling parah," terang Aditya, Minggu (17/11).

Aditya menambahkan, imbas hujan dan angin puting beliung terasa sejak Sabtu (16/11) siang. Dengan adanya kerusakan tiang dan padamnya aliran listrik. Untuk itu, proses perbaikan langsung dilakukan.

"Tinggal dua penyulam yang belum selesai perbaikan. Kedua penyulam tersebut menyuplai wilayah Baki, Gentan, Gatak, dan sebagian wilayah Klaten. Sehingga wilayah-wilayah tersebut masih padam sampai sekarang," ujar dia.

PLN telah mengupayakan perbaikan secepatnya. Dibantu dengan personel PLN dari Klaten dan Solo. "Kami telah kerahkan seluruh personel. Meski perbaikan sampai malam sekali pun, kami target hari ini harus sudah menyala semua. Namun, sepertinya listrik belum bisa menyala hari ini. Tetapi kami upayakan percepatannya," papar Aditya.

Camat Baki Roni mengaku imbauan dari PLN telah diterima dan diteruskan ke kepala desa setempat. Sebab di kecamatan Baki terdapat 13 tiang listrik yang patah dan berimbas pada listrik yang padam.

"Kalau di kecamatan yang semalam (Sabtu) mati lampu, kini sudah kembali seperti semula. Kalau yang di desa sebagian menyala (listrik). Yang mati lampu kemarin hanya sebagian Desa Kadiangu, sebagian Desa Bakipandeyan, sebagian Desa Duwet, dan sebagian Desa Siwal," katanya. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia