Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Sisir Narkoba, BNNP Temukan Lima Senjata Tajam

18 November 2019, 14: 03: 02 WIB | editor : Perdana

TEKAN NARKOBA: Petugas BNNP Jateng memeriksa barang bawaan pengunjung di game center dan lokasi karoke Kota Bengawan, akhir pekan kemarin.

TEKAN NARKOBA: Petugas BNNP Jateng memeriksa barang bawaan pengunjung di game center dan lokasi karoke Kota Bengawan, akhir pekan kemarin. (A CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Game center dan pusat hiburan malam dicurigai sering menjadi lokasi penyebaran narkotika, terutama sabu-sabu. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah pun menyisir dua kawasan itu di Kota Bengawan. Meski tidak ditemukan narkoba, namun petugas mengamankan lima jenis senjata tajam (sajam).

Tim BNN tiba di sebuah game center di kawasan Manahan pukul 22.00. Pengunjung yang kebanyakan remaja seketika kaget ketika petugas masuk ke dalam area permainan. Setelah diberi arahan, mereka diminta segera menghentikan permainan online sementara. Mereka lalu diminta tes urine untuk memastikan apakah mereka mengonsumsi narkoba atau tidak.

Suasana tegang sempat terjadi saat pemeriksaan di lantai dua. Terlihat seorang pemuda ketakutan ketika petugas datang. Wajahnya pucat ketika disambangi petugas berseragam serba hitam tersebut. Saking paniknya dia bahkan gagal mengeluarkan urine.

Sontak kecemasan yang berlebihan ini membuat petugas curiga dengan mahasiswa salah satu kampus di Kota Bengawan ini. Petugas meminta dia menyerahkan tas miliknya, barang bawaan dari pemuda yang kala itu menggunakan jaket hitam lantas digeledah dan diteliti secara seksama. Ternyata ketika digeledah, terdapat lima sajam dari tasnya.

Sajam tersebut berupa pisau sangkur, sedangkan empat berbentuk seperti pisau yang digunakan ninja. Petugas langsung bertanya alasan dia mambawa sajam tersebut. Dengan terbata-bata, dia menjelaskan sebelum berangkat ke game center, dia baru rampung berkegiatan mahasiswa pencinta alam dan belum sempat pulang.

Dari titik awal, petugas kembali menggeber kendaraannya menuju lokasi razia kedua. Kali ini sebuah lokasi karaoke di ruas Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari. Namun hasilnya nihil.

Ditemui usai menggelar razia, Plt Kasi Penyidikan BNNP Jateng AKBP Yuliasih mengatakan, petugas sengaja mengambil sampel dua lokasi tersebut setelah ada temuan di wilayah lain. “Di BNNP lain ada lokasi game center yang para pemainnya dicekoki oleh narkotika, terutama sabu. Alasannya untuk dopping agar mereka betah melek,” ucapnya.

Dari dua lokasi di Kecamatan Banjarsari ini tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkotika. Semua tes urine hasilnya negatif. Soal temuan sajam, pihaknya akan menyerahkan temuan ini pada Polsek Banjasari sebagai pemangku keamanan setempat. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia