Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Features

Banjir Konsultasi, Ahli Spiritual Beri Sugesti agar Percaya Diri

18 November 2019, 14: 57: 40 WIB | editor : Perdana

Banjir Konsultasi, Ahli Spiritual Beri Sugesti agar Percaya Diri

AHLI spiritual juga mengaku panen pelanggan jelang tes CPNS ini. Mereka sengaja datang menyambangi rumah si ahli spiritual. Entah sekadar memohon saran atau meminta sejumlah benda yang dianggap memiliki tuah demi melancarkan upaya mereka lolos seleksi CPNS. 

Salah satunya ahli spiritual yang tinggal di Joglo, Banjarsari ini. Pria ini mengaku kerap kebanjiran pasien di momen-momen khusus jelang seleksi CPNS. Pria 60 tahun yang dikenal dengan nama Pono Garuda Jaya ini mengaku rutin memberikan sugesti atau benda-benda khusus agar si pasien yakin dalam menghadapi tahapan rekrutmen CPNS.

 “Kalau pasien yang minta dilancarkan karena mau tes CPNS banyak. Kan CPNS juga tiap tahun ada. Jumlahnya sudah tidak terhitung,” ucap Pono ditemui di rumahnya.

Pasien minta konsultasi jelang tes CPNS atau dalam mencari pekerjaan cukup banyak. Meski tak memasang plakat di rumahnya, pasien Pono datang dari berbagai penjuru negeri. Itu semua karena banyak pasiennya di tahun sebelumnya membawa kenalan masing-masing untuk meminta saran yang sama jelang rekrutmen CPNS. 

“Biasanya orang yang datang konsultasi tahun lalu yang sudah menjadi PNS. Mereka datang membawa teman atau kerabat. Minta agar dibantu lagi seperti yang sudah dilakukan pada pasien sebelumnya,” jelas dia.

Selain konsultasi tatap muka, Pono juga mengklaim bisa membantu pasien-pasien di berbagai daerah dari jarak jauh. Caranya, si pasien tinggal mengirimkan foto, nama, dan alamat lengkap sebelum Pono menyalurkan energi pada si pasien itu. Sementara untuk pasien yang datang tatap muka, Pono akan berkonsultasi dengan mulai mengorek informasi tentang diri pasien dan keinginan mereka.

 “Sebenarnya hanya sugesti saja. Saya minta mereka berdoa dan berpasrah diri kepada Yang Maha Kuasa. Setelah itu saya bantu dengan menyalurkan energi positif dari diri saya. Dan setelah itu prosesnya selesai,” kata Pono.

Lalu bagaimana jika ada yang belum yakin hanya dengan konsultasi itu? Kalau sudah seperti itu biasanya Pono meminta pasien melakukan sesuatu agar dia lebih percaya diri. Misalnya, pasien diberikan segelas air putih lalu meminumnya. “Saya beri energi positif di air itu agar bisa memberikan efek tenang pada pasien,” ujarnya. 

Tak jarang ada pula pasien yang kurang puas setelah mendapatkan berbagai pendekatan itu. Kalau seperti biasanya akan dikembalikan kepada pasien. Saat seperti itu, banyak yang meminta akan diberikan sebuah benda yang dianggap membawa keberuntungan. “Biasanya kalau pasien yang sudah lebih kenal itu bawa alat tulis sendiri yang minta diisi energi positif agar bisa membantu saat mengerjakan tes seleksi CPNS,” beber Pono.

Apakah manjur? Pono memastikan semua itu dikembalikan pada si pasien. Dia hanya berupaya memberikan bantuan lewat kemampuan dari dalam dirinya. Namun, hasil akhir tetap ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 

Kendati demikain, Pono yakin 75 persen dari total pasiennya mengalami nasib baik dalam rekrutmen CPNS. Sementara 15 persen di antaranya mengalami kegagalan. “Jadi sebenarnya sugestinya pada mereka sendiri,” tegas pria yang mengaku tak mematok tarif dalam setiap konsultasi kepada pasien. 

Tri, 35, ahli spiritual asli Solo ini juga mengaku banyak didatangi pasien yang akan mengikuti tes CPNS. “Beberapa orang memang ada yang minta di bantu untuk urusan pekerjaan. Termasuk mau ikut seleksi CPNS,” ucap dia.

Tidak hanya sekadar berbincang santai dengan orang yang meminta bantuan. Dia juga memberi saran-saran positif. “Kadang sudah saya beri saran, tapi masih kurang yakin. Kalau seperti itu saya beri air putih saja. Meski cuma air biasa kadang memberikan kepercayaan pada mereka. Kalau masih tidak percaya lagi, biasanya saya pinjami tasbih atau batu akik. Apa saja yang bisa meningkatkan rasa percaya diri mereka,” ucap Tri.

Entah kebetulan atau faktor lain, saran-sarannya itu membuat dua kawan masa sekolahnya kini lolos sebagai PNS di dua kementerian berbeda. Lalu apa saran yang dia berikan hingga bisa meningkatkan rasa percaya?

 “Sarannya itu saya minta menegakkan salat dan ibadah. Dengan cara itu mereka bisa memiliki ketenangan batin dan tidak gugup saat menjawab soal. Sebenarnya kemampuan intelektual mereka sedang-sedang saja. Ya mungkin garis hidupnya memang di PNS,” jelas dia.

Meski memiliki kemampuan batin yang cukup mumpuni, Tri lebih senang melakukan berbagai hal dalam cara-cara rasional. Termasuk dalam berbagai sarannya pada siapa saja yang meminta pendapatnya. Kemampuan spiritualnya itu paling dia amalkan untuk program-program pemerintahan, khususnya soal pemindahan sejumlah makam. 

Seperti yang telah dia lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini. sedikitnya enam makam di Solo sudah berhasil dipindah atas bantuan dia. “Intinya bisa menguasai medannya dulu. Misalnya, seseorang bisa naik kendaraan kalau bisa menjaga keseimbangan dan cara mengendarai kendaraan itu. Baru mereka bisa naik motor. Itu sama saja dengan tes CPNS, harus ada upaya (belajar dan berdoa) jika ingin lolos,” tutur Tri. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia