Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Merapi Bergejolak, Gubernur Minta Warga Tetap Tenang

18 November 2019, 15: 00: 22 WIB | editor : Perdana

Merapi Bergejolak, Gubernur Minta Warga Tetap Tenang

LETUSAN Gunung Merapi, Minggu (17/11) memicu hujan abu di Desa Sumber dan Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Dia meminta agar masyarakat selalu mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemerintah setempat. 

“BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) kami minta siaga. Sebenarnya sudah sejak beberapa waktu lalu dilakukan pengawasan. Sudah dipantau terus pergerakannya,” kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Minggu (17/11).

Ganjar juga memerintahkan agar para relawan pengurangan bencana serta kelompok-kelompok masyarakat peduli bencana untuk terus bergerak melakukan sosialisasi. Masyarakat harus terus diedukasi mengenai pengurangan risiko bencana.

“Jika nanti kondisinya meningkat, saya minta masyarakat untuk segera mengungsi. Keselamatan itu yang paling utama,” terangnya. 

Ganjar juga memastikan bahwa letusnya Gunung Merapi tidak berdampak pada event Borobudur Marathon 2019. “Tidak mengganggu sama sekali, tapi saya merasa suasana agak panas. Entah karena cuaca atau karena Merapi,” tambahnya.

Perhelatan Borobudur Marathon tetap berjalan sukses dan lancar. “Over all tidak ada gangguan. Dari awal sampai akhir acara, tidak terasa adanya gangguan seperti hujan abu atau apapun,” ujarnya.

Sekadar diketahui, status Gunung Merapi sampai saat ini berada di level II atau waspada. Sebelumnya, Merapi beberapa kali meletus dan mengeluarkan asap tebal. Letusan terjadi 14 Oktober lalu dengan kolom asap setinggi 3000 meter dari puncak. Setelah itu, Merapi kembali mengalami letusan pada November dengan kolom asap setinggi 1.500 meter dari puncak. (lhr/bun)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia