Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Gawat, Stok Vaksin Polio di Wonogiri Kosong 3 Bulan Ini

19 November 2019, 20: 55: 38 WIB | editor : Perdana

Stok vaksin polio bagi bayi di Wonogiri saat ini masih kosong

Stok vaksin polio bagi bayi di Wonogiri saat ini masih kosong (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Vaksin polio jenis IPV di Wonogiri kosong sejak tiga bulan belakangan ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri mengklaim kekosongan vaksin ini karena pengadaan dari pusat yang tersendat.

Kekosongan vaksin polio ini sempat dikeluhkan salah seorang warganet asal Ngadirojo. Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Dharma mengakui, saat ini stok vaksin polio jenis IPV saat ini kosong. Bukan saja di Wonogiri, kekosongan vaksin ini hampir terjadi di seluruh Indonesia.

"Untuk vaksin polio jenis IPV yang diberikan secara injeksi, stok secara nasional kosong, jadi tidak hanya di Wonogiri," kata Adhi Dharma.

Menurut dia, proses pengadaan vaksin tersebut ada di kementerian kesehatan. Daerah hanya menerima dropping dari pusat ke provinsi. Selanjutnya didistribusikan ke kabupaten atau kota.

"Tapi, untuk jaminan perlindungan terhadap polio, masih cukup aman," katanya.

Dijelaskan Adhi Dharma, untuk perlindungan polio pada bayi, diberikan OPV (oral polio vaksin) sebanyak tiga kali, dilanjutkan satu kali pemberian injeksi IPV. Nah, saat ini vaksin IPV lah yang kosong.

"Sabar dulu. Saat ini masih proses pengadaan di pusat, terakhir kosong September. IPV dapat diberikan setelah umur 8 bulan," katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ngadirojo Hermanto mengaku sudah tiga bulan ini vaksin polio kosong. Pihak puskesmas masih menunggu informasi dari Dinkes Wonogiri.

"Anaknya bidan kita saja juga belum dapat. Selama tidak ada outbreak kasus penyakit polio, tidak masalah. Tapi kalau ada outbreak polio, baru mencemaskan semua orang kesehatan," kata Hermanto. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia