Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Butuh Antisipasi Alat E-Parkir Rusak

20 November 2019, 14: 46: 27 WIB | editor : Perdana

CARA BARU: Sejumlah juru parkir tunjukkan mesin e-parkir.

CARA BARU: Sejumlah juru parkir tunjukkan mesin e-parkir. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – DPRD Kota Surakarta mengapresiasi langkah pemkot terkait penerapan parkir elektronik (e-parkir) di tujuh lokasi baru pada bulan ini. Legislator mewanti-wanti agar alat baru tersebut awet.

“Kendala e-parkir di lokasi sebelunnya kan sangat beragam. Mulai dari kurang diminati, ribet, sampai alat rusak. Kami minta ada perhitungan yang matang soal konsep e-parkir. Semuanya bagus, tapi harus berjalan maksimal di lapangan,” jelas Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Sugeng Riyanto, Selasa (19/11).

Sebab itu, Sugeng meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta memaksimalkan simulasi e-parkir untuk potensi kendala dan sebagainya. "Dengan simulasi kita jadi tahu layak atau tidak alat e-parkir digunakan. Kalau error, langkah antisipasi apa yang dilakukan? Jadi biar semua ada antisipasinya," paparnya.

DPRD Surakarta tak ingin ketika alat e-parkir rusak berpengaruh terhadap penarikan dan pendapatan retribusi. 

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Surakarta Henry Satya mengaku telah menyiapkan beragam antisipasi jika e-parkir temui kendala. "Masa pemeliharaannya tiga bulan. Setelah itu, tahun 2020 mulai perawatan rutin," jelas dia.

Ketika salah satu alat e-parkir error dan diperbaiki, maka penarikan retribusi parkir dapat dilakukan secara manual atau meminta bantuan jukir terdekat yang memegang alat e-parkir. 

"Sistem pembayaran (e-parkir) bisa dengan tiga cara. Tunai, pakai e-wallet, atau e-money. Butuh pembiasaan pola masyarakat dalam memanfaatkan sistem transaksi nontunai.

Sekadar informasi, e-parkir tersebut akan diterapkan antara lain satu segmen di Jalan Slamet Riyadi, satu segmen di Jalan Sutawijaya, dua segmen di Jalan Honggowongso, dan tiga segmen di Jalan Dr. Radjiman. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia