alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Audiensi dengan PT RUM, Bupati Bawa Durian, Jekek: Bau Itu Benar Ada

22 November 2019, 15: 51: 27 WIB | editor : Perdana

Audensi PT RUM dengan warga dan Pemkab Wonogiri

Audensi PT RUM dengan warga dan Pemkab Wonogiri (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Saat digelar audiensi warga Wonogiri dengan PT RUM di kompleks kantor Setda Kabupaten Wonogiri, siang tadi (22/11), Bupati Wonogiri Joko "Jekek" Sutopo membawa buah durian. Bupati menilai PT RUM tidak serius menangani bau limbah.

Audiensi yang digelar oleh Pemkab Wonogiri dengan menghadirkan PT RUM dan warga terdampak bau limbah ini merupakan kali kedua setelah tiga pekan lalu. Namun, audiensi kali ini bupati hadir membawa buah durian yang sudah dibelah.

"Audiensi kali ini agak spesial, agak berbeda. Semua mencium aroma durian ya? Berarti semua indera penciuman kita sama," kata Jekek.

Menurut Jekek, jika di seluruh ruangan mencium aroma durian, maka indera penciumannya yang sehat. Lain halnya jika ada yang mencium aroma beda dalam ruangan, yang di depan aroma durian, yang belakang aroma buah lain.

Aksi bupati ini untuk menunjukkan bahwa aroma limbah PT RUM yang dirasakan warga Wonogiri benar-benar nyata dan ada.

"Maka aroma tidak sedap yang dirasakan warga tidak perlu diperdebatkan lagi. Kita semua punya indera penciuman yang sehat," katanya.

Menurut Bupati, jika dalam sebuah proses produksi ada gangguan lingkungan, sebagai perusahaan yang sudah memenuhi semua unsur perizinan, harusnya sudah tahu harus bertindak bagaimana.

"Apalagi yang akan dijelaskan, kenyataanya kita masih mencium bau durian (bau limbah). Kita tidak minta apa-apa, tidak butuh uang dari PT RUM, yang penting sehat, udara segar," kata Jekek. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news