Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo
Pilkada Solo 2020

Calon Independen Di-deadline 5 Hari Untuk Kumpulkan Syarat Dukungan

24 November 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Calon Independen Di-deadline 5 Hari Untuk Kumpulkan Syarat Dukungan

SOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta memberi bocoran perubahan tahapan pemilihan wali kota (pilwalkot) 2020. Salah satunya adalah pemangkasan waktu pengumpulan syarat dukungan dari calon perseorangan.

Perubahan tersebut didasari keputusan KPU RI yang mengubah tahapan secara nasional pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan bupati dan wakil bupati, serta pemilihan wali kota dan wakil wali kota. Semula penyerahan syarat dukungan calon perseorangan dimulai 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020.

“Sampai hari ini (kemarin) masih 11 Desember sampai 5 Maret. Tetapi sekarang dalam proses perubahan, besok Senin (25/11) diumumkan bahwa waktu pengumpulan syarat calon perseorangan hanya pada 14 hingga 18 Januari 2020,” terang Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti, Sabtu (23/11).

Sosialisasi, lanjut Nurul, akan digencarkan agar informasi perubahan pelaksanaan pengumpulan persyaratan calon perseorangan tersampaikan kepada seluruh pihak. KPU tak ingin ada pihak yang merasa dirugikan akibat tidak mendapat informasi tersebut.

“Kalau pihak-pihak yang pro aktif datang ke KPU sudah kami undang semua. Supaya tidak ada yang merasa tidak mendapat informasi,” ucapnya.

Hingga kemarin, setidaknya ada empat orang yang telah mendatangi kantor KPU Kota Surakarta di Banjarsari untuk menggali informasi pencalonan wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan. Mereka adalah Jaringan Tikus Minti, Henry Indraguna, Pospera dan Pak Alim.

“Mereka harus mengumpulkan bukti surat dukungan disertai foto kopi kartu tanda penduduk (KTP),” terangnya.

Komisioner KPU Divisi Bidang Perencanaan Data dan Informasi Kajad Pamuji Joko Waskito menambahkan, setiap pasangan calon perseorangan harus mengumpulkan 35.870 dukungan. Jumlah tersebut sesuai dengan Surat Keputusan KPU Kota Surakarta Nomor 29.1/PL.01.2-Kpt/3372/kpu-Kot/IV/2019. 

Disampaikan bahwa setiap calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan 8,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu terakhir.

“Pada Pemilu 2019, DPT kita 421.999 orang. Jadi 8,5 persen dari itu ya 35.869,91. Kalau dibulatkan menjadi 35.870,” katanya.

Syarat dukungan tersebut, lanjut Kajad, harus tersebar di minimal separo jumlah kecamatan. “Solo ada lima kecamatan, jadi untuk syarat harus tersebar di tiga kecamatan,” katanya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia