Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Travelling

Yuk Travelling, Menenangkan Diri ke Hutan Pinus Pasekan

24 November 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Yuk Travelling, Menenangkan Diri ke Hutan Pinus Pasekan

Liburan dimanfaatkan banyak orang untuk menyegarkan diri kembali dari kepenatan rutinitas sehari-hari. Namun, banyak destinasi wisata yang dituju penuh sesak, ketenangan yang diharap urung didapat. Hutan Pinus Pasekan bisa jadi jujukan alternatif.

HUTAN Pinus Pasekan berada di Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri. Lokasinya berada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (MDPL). Akses menuju ke sana cukup mudah. Dari Kota Wonogiri langsung ke arah selatan ke Kecamatan Eromoko. Ikuti jalan utama sejauh 7 kilometer. Sampai di simpang tiga Desa Pasekan sudah terdapat petunjuk arah ke hutan.

Suasana pedesaan yang asri dengan dihiasi hijaunya ladang dan sawah petani jadi panorama pertama yang dapat dilihat selama perjalanan. Tak sampai lima menit dari jalan utama Eromoko-Pasekan, suasana sudah mulai sejuk. Pohon pinus menjulang tampak berdiri kokoh di sepanjang jalan rabat beton.

Memasuki kawasan hutannya, akan disambut dengan rerumputan bak permadani dengan hiasan biji-biji pinus yang bertaburan. Pohon pinus yang tumbuh berjajar rapi memanjakan mata yang telah berat bekerja. Pada hari biasa atau hari libur, hutan pinus Pasekan masih sepi pengunjung. Jadi bisa puas menikmati sejuknya alam, kicau burung hingga desir angin.

Tepat di ujung hutan, terdapat bibir jurang yang menjadi pembatas antara kawasan hutan dan area persawahan milik warga. Dari ketinggian bibir jurang ini terlihat hamparan terasiring persawahan yang menghijau. Serasa berada di Ubud Bali.

Yang doyan foto selfie, disediakan sejumlah spot menarik. Seperti tempat duduk dari kayu pinus. Ada juga stan pedagang kuliner, meski baru sebatas tenda semi permanen. Menyantap es dawet, soto, gendar pecel di tengah sejuknya hutan pinus menjadi pengalaman tersendiri. Harganya, dijamin murah meriah.

Puas menikmati indahnya hutan pinus, banyak lokasi menarik lainnya yang sangat dilewatkan saat perjalanan pulang. Seperti check dam Gembleng 1 di Desa Tempuran, Kecamatan Eromoko. Jika dari arah Desa Pasekan, dam ini akan terlihat dari jalan utama di sebelah kiri jalan. Traveler bisa menikmati bermain sejuknya air pegunungan. Sayangnya, waktu koran ini berkunjung ke sana bertepatan musim kemarau. Air tidak mengalir.

Padahal di sepanjang aliran bawah dam, cocok untuk tempat menenangkan diri. Gemericik air di sela batuan, ditambah semilir angin yang menyapu lembut,serta deretan pohon kelapa di bibir sungai membuat suasana batin kembali damai.

Ada pula Waduk Parangjoho. Saat musim hujan, banyak lapak dadakan yang menjajakan ikan hasil warga setempat. Selain menjadi lokasi strategis untuk melepas penat perjalanan, suasana waduk juga bisa memanjakan mata dengan memandang air waduk yang menghijau. Rekomendasinya jangan datang di musim kemarau, karena biasanya waduk akan mengering.

Di hulu waduk Parangjoho, akan ditemui bekas jembatan. Pondasi jembatan yang tersisa merupakan lokasi yang eksotis untuk sekedar mampir berfoto untuk update di instastory atau media sosial lain untuk melengkapi dokumentasi perjalanan traveling. (kwl/adi)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia