Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Event Soloborasi Dongkrak Potensi Industri Kreatif

25 November 2019, 10: 35: 59 WIB | editor : Perdana

EVENT RUTIN: Peserta Soloborasi berinteraksi dengan pengunjung CFD yang menanyakan seputar pembuatan minuman kopi di depan Loji Gandrung, kemarin pagi (24/11).

EVENT RUTIN: Peserta Soloborasi berinteraksi dengan pengunjung CFD yang menanyakan seputar pembuatan minuman kopi di depan Loji Gandrung, kemarin pagi (24/11). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kembali menggelar event Soloborasi di Loji Gandrung, kemarin pagi (24/11). Ajang ini bertujuan mengerek potensi industri kreatif. Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Surakarta Hasta Gunawan menjelaskan, ajang kali ini hanya mengambil empat subsektor.

Subsektor yang dimaksud yakni seni pertunjukan (ketoprak), seni kriya, perfilman, dan kuliner. Keempat subsektor ini menempati sejumlah booth yang didirikan di halaman Loji Gandrung. Serta sebagian Jalan Slamet Riyadi di sela kegiatan car free day (CFD).

“Soloborasi sudah lima kali. Rutin digelar tiap dua bulan sekali. Jika bicara industri kreatif, sebenarnya ada 16 subsektor yang saling berkaitan. Kali ini kami ambil empat dulu sebagai awalan. Semuanya dikemas mulai dari pentas, jual-beli, dan edukasi (workshop),” terang Hasta.

Hasta menyebut industri kreatif di Solo potensial. Namun belum menjual. Tak heran disparta fokus mengemasnya agar makin dikenal dan diminati. “Ruang kreatif di Solo punya banyak potensi. Loji Gandrung misalnya yang dipakai untuk Soloborasi. Walau sampai sekarang belum bisa menggabungkan 16 subsektor, harapan ke arah sana sudah mulai dipetakan,” paparnya.

Waki Ketua Bidang UMKM Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo David R. Wijaya menambahkan, progres Soloborasi kian membaik. “Sangat menjanjikan. Semoga event ini bisa digelar rutin. Tinggal bagaimana pemerintah dan berbagai organisasi atau komunitas terkait mem-branding-nya,” bebernya.

Pada gelaran Soloborasi, pengunjung CFD bebas memilih berbagai menu makanan dan minuman olahan berbahan kopi. Sembari berkuliner, masyarakat dihibur penampilan kocak grup Ketoprak Ngampung. Di sudut lain, sejumlah perupa, sineas muda, dan koki unjuk gigi dalam balutan workshop.

“Tadi (kemarin) saya lihat workshop membuat film, gravity, dan cara bikin abon. Hiburannya juga banyak. Jadi tidak bikin bosan,” ujar Andre Kurniawan, pengunjung Soloborasi asal Purwodiningratan, Jebres. (ves/fer)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia