Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Features

Alyssa Kurnia Agvyana, Atlet Muda Berbakat Kota Solo

28 November 2019, 07: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Alyssa Kurnia Agvyana

Alyssa Kurnia Agvyana

Share this      

Medali emas kejuaraan nasional karate menjadi cita-cita Alyssa Kurnia Agvyana. Siang malam dia berlatih tanpa letih, prestasi sekolah tetap diraih. Bagaimana kisahnya?

IRAWAN WIBISONO, Solo, Radar Solo

RAIHAN dua emas di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Porda) Kota Surakarta 2019 di cabang olah raga karate membuat Alyssa Kurnia Agvyana semakin termotivasi untuk menembus prestasi lebih tinggi. 

Perempuan kelahiran Sukoharjo 2006 ini merebut dua penghargaan tersebut dengan modal yang tidak mudah. Siswa SMP Muhammadiyah 5 Surakarta ini selalu berlatih karate siang malam setiap hari. Sepulang sekolah dia berlatih bersama klubnya, sesampai di rumah bersama sang kakak. “Kakak saya juga atlet karate,” ujarnya.

Kakaknya pula yang membawanya ke dunia karate. Dia ingat kali pertama diajak berlatih saat masih taman kanak-kanak. Antara mau dan tidak mau, Alyssa menjajal berlatih bersama. Setelah beberapa waktu, dia pun mulai tertarik dengan dunia bela diri tersebut. Hingga akhirnya sang pelatih memintanya untuk mengikuti kompetisi antardojo. 

Saat itu dia duduk di kelas 2 sekolah dasar. Kepercayaan pelatih tersebut membuahkan hasil. Dalam debutnya, Alyssa berhasil membawa pulang piala perunggu. Dua tahun berselang pemilik tinggi badan 155 centimeter ini mampu merebut medali perak dari kejuaraan daerah di Semarang. “Saya mewakili Kota Solo, kalah sama Purbalingga,” ucapnya.

Dua tahun berikutnya penyuka nasi goreng ini kembali bertarung di ajang yang sama, namun tak mendapatkan medali. Ingin mengembalikan prestasi yang pernah diraih, gadis yang memiliki hobi menulis ini terus meningkatkan porsi latihan. Tak ada kata malas latihan dalam kamus hidupnya. Bersama sang kakak dia kerap sparing untuk mematangkan teknik. “Saya pengin main bagus, berprestasi dan menjadi juara di kejurnas,” terang pemilik sabuk hitam ini.

Usahanya pun membuahkan hasil. Dua emas tahun ini di popda menjadi langkah awalnya untuk kembali berprestasi. Kini tinggal menunggu waktu saja untuk meraih cita-citanya di kejurnas tahun depan. Tak ada yang membuatnya takut dalam kompetisi. Berlatih rutin dan makan teratur menjadi salah satu kunci. “Sebenarnya takut cedera. Karena kakak saya pernah cedera lutut. Tapi itu tidak menjadi penghalang,” tegasnya.

Selain dunia karate, Alyssa juga memiliki catatan yang baik di dunia akademis. Sejak sekolah dasar, namanya tak pernah absen menduduki peringkat tiga besar di kelasnya. Bahkan hingga kini duduk di SMP, nilai akademiknya tetap berada di atas rata-rata. “Saya semester ini mendapat peringkat empat di kelas,” ucapnya.  (*/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia