Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Belum Sehari, Motor Dinas Baru Kades Tabrakan

28 November 2019, 15: 08: 04 WIB | editor : Perdana

BODI DEPAN PECAH: Kanit Laka Polres Klaten Ipda Panut Haryono tunjukkan motor dinas kades yang terlibat kecelakaan. 

BODI DEPAN PECAH: Kanit Laka Polres Klaten Ipda Panut Haryono tunjukkan motor dinas kades yang terlibat kecelakaan.  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Belum genap 24 jam setelah dibagikan, satu unit motor dinas baru kepala desa (kades) terlibat kecelakaan di Jalan Irian, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (27/11). 

Motor Yamaha NMax nomor polisi AD 9880 DC itu dikendarai SA, 60, kades Ngaran, Kecamatan Polanharjo. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00. Bermula saat SA melaju dari Pandanrejo, Klaten Tengah menuju simpang lima Plasa Klaten untuk menghadiri launching pemilihan bupati (pilbup) di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten.

Di tengah perjalanan, SA bermaksud pindah ke jalur kanan menuju warung bubur kacang ijo di Jalan Irian. Tapi, dia mengurungkan niatnya dan kembali ke jalur kiri.

“Saat hendak pindah lagi ke jalur kiri, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Triyono, 41, membonceng Dwi Apriyani, 36, warga Gatak, Kecamatan Ngawen. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” jelas Kanit Laka Satlantas Polres Klaten Ipda Panut Haryono.

Akibat benturan cukup keras, Triyono mengalami lecet di bagian tangan dan kaki kiri, sedangkan Dwi Apriyani mengalami nyeri pada kedua tangannya. Mereka sempat dibawa ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro untuk menjalani perawatan. “Kalau pak kades hanya nyeri di tangan kanan,” terang Panut.

Selain melukai pengendaranya, sepeda motor Honda Supra mengalami pecah pada bagian bodi sisi kanan, sedangkan motor dinas kades pecah pada bagian spakbor depan dan lampu depan. Saat ini, motor dinas tersebut diamankan di unit laka Satlantas Polres Klaten.

“Hasil interograsi, yang bersangkutan (kades) buru-buru ke acara KPU (Komisi Pemilihan Umum Klaten) itu. Tetapi saat pindah jalur tidak memperhatikan kendaraan di sekitarnya,” pungkasnya. (ren/wa)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia