Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Sarang Tawon Vespa Menjamur

29 November 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Perdana

MERESAHKAN: Temuan sarang tawon di Desa Sruni, Musuk.

MERESAHKAN: Temuan sarang tawon di Desa Sruni, Musuk. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Keberadaan tawon vespa affinis cukup meresahkan. Sudah banyak jatuh korban di Kabupaten Klaten, Solo, dan sekitarnya. Belakangan ini, sarang tawon vespa affinis juga ditemukan di Kabupaten Boyolali.

Hampir tiap hari, laporan keberadaan sarang tawon masuk ke Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali. Ketua TRC BPBD Boyolali Edy Marwanto mengaku pemintaan pemusnahan sarang tawon cukup tinggi. Dalam semalam, rata-rata dua sampai tiga kali digelar operasi tangkap tawon (OTT). 

“Kebanyakan di wilayah Kecamatan Sawit, Ngemplak, dan Nogosari. Akhir-akhir ini sarang tawon lagi heboh-hebohnya. Hampir merata di wilayah Boyolali,” terangnya, kemarin (28/11).

Kendati demikian, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa akibat sengatan tawon. “Sudah ada laporan yang disengat tawon di Kecamatan Sawit, tapi tidak sampai meninggal. Memang tujuan kami memusnahkan sarang tawon untuk menekan dan mencegah jatuhnya korban,” bebernya.

OTT sengaja digelar malam hari karena tawon tersebut cenderung kurang agresif. Biasanya sarang menempel di rumah-rumah warga dan pepohonan. Paling gres ditemukan di rumah Yitno Paimun di Dusun Mlambong, Desa Sruni, Musuk.

“Memang tidak mengganggu. Kalau yang ganas itu tawon siring (vespa affinis). Suka mengejar orang dan kalau disengat bisa menggigil,” ujarnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia