Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

LIPI Dorong Pangan Pengganti Beras

29 November 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SOLUSI: Siswa menyantap makanan dari olahan singkong di halaman kantor BP3D Boyolali.

SOLUSI: Siswa menyantap makanan dari olahan singkong di halaman kantor BP3D Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sedang getol mendorong konsumsi makanan alternatif pengganti beras. Salah satunya memanfaatkan ubi kayu yang mempunyai kadar karbohidrat tinggi. 

“Ubi kayu atau singkong saat ini semakin diminati masyarakat dari berbagai kalangan. Apalagi kalau diolah menjadi berbagai macam olahan-olahan yang lebih inovatif,” kata Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Ahmad Fathoni, kemarin (28/11).

Meski kadar karbohidrat dari ubi kayu tinggi, namun belum dimaksimalkan oleh masyarakat sebagai sumber pangan. Masyarakat lebih mengandalkan beras. Memaksimalkan program ini, LIPI menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Susu. 

“Pemanfaatan singkong selama ini paling banyak hanya untuk makanan ternak. Padahal kandungan karbohidratnya tak kalah dengan beras,” bebernya.

Langkah LIPI memanfaatkan ubi kayu diapresiasi Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Masruri. Melalui upaya pemanfaatan ubi kayu sebagai bahan pangan dengan olahan yang inovatif , bisa menjadi solusi yang baik untuk ketahanan pangan.

“Selain itu juga membantu mengurangi tingkat penggangguran dan kemiskinan di Kabupaten Boyolali. Bekerja sama dengan UMKM untuk meningkatkan kualitas olahan. Bahkan membuat terobosan-terobosan menu terbaru dari bahan ubi kayu,” paparnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia