Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Bupati Wonogiri Datangi PT RUM, Tuntut Keseriusan Atasi Bau Limbah

30 November 2019, 10: 02: 02 WIB | editor : Perdana

Mediasi antara masyarakat dengan PT RUM yang difasilitasi Pemkab Wonogiri beberapa waktu lalu

Mediasi antara masyarakat dengan PT RUM yang difasilitasi Pemkab Wonogiri beberapa waktu lalu (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Pemkab Wonogiri akhirnya mendatangi PT RUM di Kabupaten Sukoharjo, beberapa hari lalu. Dalam kesempatan itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo "Jekek" mempertanyakan keseriusan perusahaan serat rayon itu menangani keluhan warga Wonogiri terkait bau limbah.

Jekek mengatakan, dalam pertemuan tersebut pemkab mempertanyakan komitmen PT RUM untuk mengatasi bau limbah yang mengganggu warga di Wonogiri.

"Harus ada pemahaman yang sama. Tidak bisa dong warga kami disodori keterangan yang bersifat teknis. Cara pandang teknis dan cara pandang sosial harus ada koneksitas. Semestinya disampaikan dalam satu pemahaman yang dibalut dengan pemahaman sosial. Jadi mohon maaf, kita berhadapan dengan masyarakat yang punya kualifikasi pemahaman yang heterogen," kata Jekek saat ditemui di Pendapa Kantor Bupati Wonogiri, Jumat (29/11).

Pemkab Wonogiri pun meminta perusahaan untuk menyiapkan langkah konkrit sebagai bentuk penghormatan terhadap komplain masyarakat Wonogiri. Selain itu, pemkab menuntut agar pihak pihak yang bertanggung jawab dalam perusahaan harus dihadirkan.

"Ya jangan hanya mendelegasikan kepada pihak-pihak yang tidak punya otoritas. Memang kita rapat RT? Ini kan sudah sangat krusial persoalannya. Sudah cukup panjang, maka diharapkan ada solusi yang terstruktur," papar Jekek.

Jekek menyebut bahwa pihaknya tidak menutup mata jika sudah ada perbaikan yang dilakukan perusahaan. Namun, perbaikan tersebut harus ada target waktunya.

"Paparkan kepada kami. Dari ini (hasil paparan, Red) kami nanti minta jaminan. Misalnya akhir tahun selesai, oke sepakati. Kalau sudah siap, sampaikan ke kami, nanti kami akan fasilitasi dengan masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, pemkab telah memfasilitasi pertemuan masyarakat Wonogiri yang terpapar bau limbah dengan PT RUM. Namun, dalam pertemuan itu, PT RUM justru tak menghadirkan pucuk pimpinan yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan.

Alhasil, pertemuan tak membuahkan solusi atau keputusan apapun. Jekek pun sempat naik pitam dan kecewa karena PT RUM dinilai tak serius dan hanya main-main menghadapi persoalan bau limbah itu. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia