Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kekurangan Pemain, Buat Program Latihan Persis Terkendala

M Isa Kembali Dilirik

30 November 2019, 21: 03: 09 WIB | editor : Perdana

BIMBANG: Striker Persis Solo M Isa saat masih berseragam laskar Sambernyawa musim lalu.

BIMBANG: Striker Persis Solo M Isa saat masih berseragam laskar Sambernyawa musim lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Nama M Isa sempat jadi sorotan saat Persis Solo beruji coba dengan PS Unsa Asmi di Stadion Sriwedari, Selasa (26/11). Namanya sebelumnya sempat masuk kedalam 14 pemain Persis musim lalu yang dipertahankan tim kepelatihan, namun ternyata hingga dua pekan pembentukan tim digelar, ternyata batang hidungnya tak pernah terlihat di sesi latihan Persis. Baik di lapangan Sriwedari, Dibal Boyolali maupun di Lapangan Klumprit Sukoharjo.

M Isa malah akhirnya terlihat, saat Persis beruji coba dengan PS Unsa Asmi. Dia ternyata malah bergabung dengan Unsa Asmi, bukan Persis. Ironisnya, satu golnya ikut membuat Persis tumbang 1-3 saat melawan klub internal Persis tersebut.

Isa mengakui manajemen memang belum memanggil dirinya. Soal kabar dia dianggap cedera, ternyata Isa mengakui dia sudah sembuh. Bahkan dia sudah sempat terjun di turnamen tarkam, setelah Persis gugur di Liga 2 2019.

“Saya yakin rejeki tak akan kemana, saat ini saya tetap jaga kondisi saja,” ujar Isa.

Dia mengakui tetap berharap bisa berseragam Persis di musim depan. “Siapa yang gak mau bela tim kota kelahiran. Apalagi putra daerah kalau dikasih kesempatan main, pasti semangat menunjukkan (kualitasnya di lapangan),” terang pemain yang sempat bergabung dengan Madura FC tersebut. 

Head coach Persis Solo Salahudin ternyata beralasan nama Isa belum dipanggil karena memang masih dipantau soal kesembuhan cederanya. Di musim lalu, Isa memang beberapa kali harus absen karena cedera yang dideritanya. ”kalau prospek cederanya bagus (sembuh, Red), tentu dia bisa kita panggil lagi,” ujar Salahudin.

Dia mengakui saat ini memang  baru ada belasan pemain yang bergabung dengan tim, dan beberapa diantaranya ada yang berstatus calon rekomendasi dan juga seleksi. 

“Pekan ini akan digelar negosiasi kepada beberapa pemain yang masuk rekomendasi. Tinggal nanti dilihat mereka setuju saat nego atau enggak. Kalau setuju tentu langsung kita pertahankan,” tegasnya. 

Soal kepastian hadirnya nama-nama calon pemain baru Persis di luar muka-muka lama yang sudah bergabung dengan Persis di Liga 2 2019, Salahudin belum bisa memastikan. 

”Ada banyak pemain yang kita dekati, tapi sebagian besar masih terikat kontrak dengan timnya. Liga 1 baru berakhir pertangahan Desember ini, dan baru ada kepastiannya setelah kompetisi ini berakhir. Dan bisa dipastikan wacana program padat di 1 Desember harus ditunda,” ujarnya. 

Di lain sisi, saat ini Persis masih menjalani latihan rutin dengan tempo yang terbilang cukup ringan bebannya. Salah satu kendalanya, tentu karena komposisi pemain masih minim.

“Saat ini baru menjalankan program build up, pressure dan mematangkan ball position. Kekurangan kita musim lalu ada di fisik dan taktik. Dan karena pemain baru 12, jadi program belum bisa diterapkan semua. Biar gak jenuh, kita juga merancang uji coba,” ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia