Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Perkelahian Berujung Maut di Ruko Solo Baru, Polisi Masih Penyelidikan

01 Desember 2019, 17: 54: 07 WIB | editor : Perdana

Tim Inafis Polres Sukoharjo menggelar olah TKP di ruko Madegondo, Solo Baru, Minggu (1/12) siang

Tim Inafis Polres Sukoharjo menggelar olah TKP di ruko Madegondo, Solo Baru, Minggu (1/12) siang (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Peristiwa perkelahian berujung maut terjadi di kawasan rumah toko (ruko) Madegondo, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo Minggu (1/12) dini hari. Tepatnya di ruko nomor HA 19. Tiga orang mengalami luka dan satu orang meninggal dunia.

Korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Sementara korban meninggal bernama Kelvin, 23, dibawa ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk diotopsi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, keempat korban merupakan pegawai ruko yang dijadikan gudang makanan ringan tersebut. Perkelahian terjadi di dalam ruko sekitar pukul 02.00.

Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab dan siapa saja yang terlibat perkelahian. Korban meninggal diketahui mengalami luka robek di bagian leher.

Dari pantauan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) Minggu pagi, tampak kondisi sudah sepi. Hanya terlihat motor matik warna merah dengan spion pecah yang terparkir di depan ruko. Kondisi jendela kaca bangunan dua lantai tersebut juga pecah.

Bercak darah terlihat dinding luar dan jendela kaca bangunan serta bagian luar ruko. Selain itu, tulisan garis polisi telah dipasang melintang di pintu masuk ruko.

Kapolsek Grogol Iptu Grandika membenarkan adanya perkelahian yang berujung maut tersebut. Polisi menerima laporan sekitar pukul 03.00. Ketika sampai di TKP, kondisi ruko sudah sepi dan korban telah dibawa ke RS Indriati.

"Memang benar ada korban yang meninggal atas nama Kelvin usia sekitar 23 tahun. Terkait penyebabnya kami masih menunggu hasi otopsi," terangnya.

Iptu Grandika mengaku masih mendalami peristiwa tersebut. Selain itu, kasus tersebut telah diambil alih Polres Sukoharjo. "Dari informasi yang kami dapat memang ramai-ramai. Saat ini kami masih mendalami dan masih dalam tahap penyelidikan," terangnya. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia