Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Tiga Bulan Uji Coba Parkir City Walk

03 Desember 2019, 14: 40: 34 WIB | editor : Perdana

DIPERLUAS: Sebagian area city walk di Jalan Slamet Riyadi ini bakal digunakan untuk parkir kendaraan.

DIPERLUAS: Sebagian area city walk di Jalan Slamet Riyadi ini bakal digunakan untuk parkir kendaraan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Penerapan parkir di sebagian ruas city walk Jalan Slamet Riyadi segera direalisasikan. Pada tiga bulan pertama, masih tahap uji coba dan evaluasi. Setelah itu baru diterapkan secara permanen.

Berdasarkan kajian ekstensifikasi ruang parkir di atas lahan city walk yang dilakukan beberapa waktu lalu, tingkat dan minat masyarakat yang mendukung penerapan program itu mencapai 94 persen. Sementara 6 persen sisanya kurang sepakat dengan aturan itu. Persentase dukungan terbesar datang dari para pemilik usaha di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, termasuk sejumlah pemangku wilayah dan masyarakat di kawasan tersebut.

“Kami nggak menang-menangan. Sebab, perekonomian di sisi selatan jalan itu memang tidak berkembang (tanpa ruang parkir yang memadai),” jelas Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Senin (2/12).

Kajian juga dilakukan pada tingkat pemanfaatan city walk bagi pejalan kaki. Datanya, 27 orang melintas setiap menit pada segmen tertentu. Dari hasil survei konsultan, setiap hari orang yang berjalan kaki di city walk hanya 27 orang per menit. “Itu pun tempatnya tertentu. Kami pastikan ekstensifikasi ruang parkir di city walk tidak mengabaikan hak pejalan kaki dalam mengakses jalur pedestrian itu,” papar dia.

Berdasarkan potensi pemanfaatan ruang parkir, sambung Rudy, ekstensifikasi ruang parkir city walk mampu menyediakan lahan parkir tambahan bagi 1.344 motor dan 143 mobil mulai dari simpang empat Purwosari hingga kawasan Gladag. “Untuk penempatan parkir roda empat diarahkan di sepanjang simpang empat Purwosari sampai Ngapeman. Kalau untuk roda dua di semua segmen (Purwosari-Gladag),” kata Rudy.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pemkot sepakat melanjutkan rencana perluasan area parkir di city walk. Dalam waktu dekat sejumlah rambu akan dipasang untuk mendukung masa uji coba tersebut. “Nanti uji cobanya selama 24 jam. Kita lihat dulu bagaimana pemanfaatannya. Kalau soal paving block mampu menahan beban kendaraan yang terparkir di sana, kami pastikan kuat asal tidak untuk parkir kendaraan berat,” beber dia.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Koya Surakarta Hari Prihatno menambahkan, uji coba  selama 24 jam per hari itu akan dilaksanakan tiga bulan pertama. Nantinya, lahan eks jalur hijau di city walk sepanjang Jalan Slamet Riyadi akan dioptimalkan selama uji coba tersebut. “Soal kapan uji coba dimulai kami siapkan dulu semua perlengkapan pendukungnya mulai dari rambu dan marka untuk pengaturan parkir di sana,” tutur Hari. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia