Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ribuan Kotak Suara Pemilu 2019 Dilelang

03 Desember 2019, 14: 45: 00 WIB | editor : Perdana

MASUK KAS NEGARA: Petugas membongkar tumpukan kotak suara Pemilu 2019 di gudang KPU Kota Surakarta yang selanjutnya dilelang, kemarin (12/2).

MASUK KAS NEGARA: Petugas membongkar tumpukan kotak suara Pemilu 2019 di gudang KPU Kota Surakarta yang selanjutnya dilelang, kemarin (12/2). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta membongkar tumpukan kotak suara Pemilu 2019. Kegiatan yang dimulai Senin (2/12) ini direncanakan berlangsung selama dua pekan. Kotak suara tersebutakan dilelang.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, satu per satu kotak suara dibuka. Kemudian surat suara dikeluarkan lalu dimasukkan dalam plastik transparan kemudian diberi nama per tempat pemunguta suara (TPS). 

Setelah dipastikan kosong, kotak suara dilipat kemudian dimasukkan ke dalam gudang. Selama proses pembongkaran, komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polresta Surakarta hadir melakukan pengawasan. 

Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti menjelaskan, kegiatan tersebut sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 35/2018 tentang Pengelolaan Logistik. Salah satu poinnya menyebutkan, setiap barang habis pakai harus dimusnahkan satu bulan setelah pengucapan sumpah jabatan, baik presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD tingkat provinsi, kabupaten/kota.

"Karena kotak suara ini memiliki nilai ekonomis, maka kelanjutannya akan dilelang, sedangkan surat suara kita simpan karena sebagian dari arsip. Ada sebanyak 8.760 kotak suara yang akan dibongkar. Tenaganya ada 10-15 orang, baik dari internal pegawai kita maupun dari pihak luar," bebernya.

Proses lelang akan dilaksanakan KPU pusat. Hasil lelang akan dimasukkan ke dalam kas negara. Namun ada pula kebijakan di mana kotak suara bisa dihibahkan kepada pemerintah daerah (pemda) yang menggelar pemilihan kepala desa (pilkades).

"Karena di sini (Kota Solo) tidak ada pemilihan kades maka kita akan berkonsultasi apakah sebagian kotak suara bisa kita simpan sebagian. Tujuannya untuk pinjam pakai oleh sekolah maupun kampus yang akan melakukan proses pemilihan OSIS atau ketua BEM (badan eksekutif mahasiswa)," tuturnya.

Ditambahkan Nurul, untuk kotak suara Pilwalkot 2020 akan menggunakan logistik baru. Terkait perkembangan terbaru pilwalkot, per Selasa (3/12) hingga dua pekan mendatang, KPU Surakarta akan melaksanakan sosialisasi syarat dukungan calon perseorangan. 

"Nanti kita sosialisasikan lewat media massa, laman kita, serta papan pengumuman," pungkasnya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia