Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Tewas usai Tenggak Pembasmi Hama, Tinggalkan Surat

04 Desember 2019, 15: 16: 58 WIB | editor : Perdana

KEBUN JATI: Jajaran Polsek Mojogedang dan warga mengevakuasi mayat korban.

KEBUN JATI: Jajaran Polsek Mojogedang dan warga mengevakuasi mayat korban. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Warga di Dusun Tunggulrejo, Desa Munggur, Mojogedang digegerkan dengan penemuan sosok mayat yang tergeletak di kebun jati desa setempat, Senin sore (2/12). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, identitas mayat laki-laki itu adalah Joko Prasetyo, 28, warga Kedungjeruk, Mojogedang. Mayat Joko ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak pergi ke sawah di sekitar lokasi. 

Diduga Joko meninggal dunia lantaran mengonsumsi obat pembasmi hama. Sebab, saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jajaran Polsek Mojogedang menemukan dua gelas plastik sisa cairan pembasmi hama di dekat tubuh korban. 

Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi melalui Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyanto mengungkapkan, saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek, kaos, dan kaos lengan panjang hitam. Namun, di saku celana korban, polisi menemukan buku tulis yang betuliskan pesan permintaan maaf kepada keluarga. Khusunya orang tua, istri, dan anaknya. 

“Dugaan sementara memang korban sengaja mengakhiri hidupnya. Karena dari keterangan sejumlah saksi dan keluarga, ini tidak hanya kali pertama. Sebelumnya korban sempat melakukan hal sama untuk mengakhiri hidupnya,” terang kapolsek. 

Dari hasil visum, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Soal latar belakang korban mengakhiri hidupnya, kapolsek tak mengetahui secara detail.

Hanya, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat izin ke keluarga akan pergi ke Pekalongan untuk bekerja di salah satu rumah makan. Setelah itu, akhir November lalu korban sempat berkomunikasi dengan istri dan mengatakan mau pulang. 

Tapi setelah ditunggu-tunggu, korban tak kunjung kembali dan justru ditemukan sudah tak bernyawa di kebun jati tak jauh dari tempat tinggalnya. ”Setelah kita lakukan visum, korban langsung kita serahkan ke keluarga untuk disemayamkan karena semua sudah menerima,” pungkas kapolsek. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia