Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Pembangunan Klewer Sisi Timur Segera Dimulai, Supit Urang Bakal Padat

05 Desember 2019, 13: 56: 50 WIB | editor : Perdana

DINANTIKAN: Lahan Pasar Klewer timur yang akan segera dibangun menggunakan konsep eco green.

DINANTIKAN: Lahan Pasar Klewer timur yang akan segera dibangun menggunakan konsep eco green. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pembangunan Pasar Klewer sisi timur segera dimulai. Aktivitas proyek diprediksi akan menyita badan jalan di sekitarnya. Sebab itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta mulai melakukan pemetaan guna mencari solusi kemacetan.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Pergubungan Kota Surakarta Mudo Prayitno mengungkapkan, pihaknya mulai menimbang beragam potensi penumpukan kendaraan selama pembangunan Pasar Klewer sisi timur. 

“Hasil rapat koordinasi menunjukkan batas proyek melebar ke sebagian badan jalan. Itu berpotensi memunculkan kepadatan kendaraan di sekitarnya," jelasnya, Rabu (4/12). 

Titik kepadatan antara lain mulai dari kawasan Supit Urang Keraton Solo, simpang tiga Masjid Agung, dan simpang empat Jalan Hasyim Asyari di barat Pasar Klewer. “Kemungkinan tiga titik ini akan terdampak. Namun kami upayakan seminimal mungkin (terjadi kemacetan),” terang dia.

Dishub akan menggandeng pelaksana proyek untuk melihat akses keluar masuk kendaraan di sekitar Pasar Klewer. Untuk sementara, manajemen lalu lintas tidak ada perubahan.

"Koordinasi lanjutan dilakukan saat kontraktor sudah masuk lokasi untuk melihat aksesbilitas kendaraan proyek dan menghitung tingkat gangguan. Apakah perlu dibuat manajemen baru atau tidak. Misalnya kendaraan proyek akan masuk lewat Supit Urang atau Jalan Paku Buwono (depan Masjid Agung, Red)," jelas dia.

Sekadar informasi, pembangunan Pasar Klewer sisi timur itu telah disosialisasikan kepada pedagang pekan lalu. Nantinya, bangunan baru memiliki tiga  lantai, yakni basement untuk parkir, semibasement untuk menampung 543 kios pedagang, dan lantai paling atas difungsikan ruang terbuka dengan konsep taman. "Pembangunan ditarget selesai Juli 2020," terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi belum lama ini. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia