Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Dibelikan Rubicon Rp 1,98 M, Ini Deretan Mobil Mewah di Garasi Bupati

06 Desember 2019, 08: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Deretan mobil mewah di garasi rumah dinas bupati Karanganyar

Deretan mobil mewah di garasi rumah dinas bupati Karanganyar (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Tak lama lagi Bupati Karanganyar Juliyatmono akan menunggangi mobil dinas baru Jeep Wrangler Rubicon. Pembelian mobil mewah supermahal tersebut memang sempat ramai diperbincangkan. Sebab, menyedot anggaran yang cukup besar.

Harga pasaran Rubicon sekitar Rp 2,1 miliar. Pemkab membeli melalui e-catalog dan mendapat harga Rp 1,98 miliar. Dana sebesar itu diambilkan dari APBD Perubahan 2019.

Dengan datangnya Rubicon, maka deretan mobil mewah tunggangan bupati akan bertambah banyak. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, sudah ada sejumlah mobil mewah yang parkir di garasi rumah dinas bupati. Baik itu mobil dinas milik pemerintah maupun mobil pribadi Juliyatmono.

Di antaranya Toyota Fortuner dan sedan Toyota Camry yang biasanya digunakan bupati untuk kegiatan pemerintahan. Kemudian, satu unit kendaraan mewah jenis Jeep Cherokee limited dengan transmisi matic juga terparkir di garasi. 

Jeep Cherokee dengan mesin 4x4 warna putih tersebut merupakan salah satu kendaraan pribadi bupati. Dan hanya digunakan untuk kegiatan keluarga ataupun pribadi.

Tak hanya itu, dari infromasi yang dihimpun, politisi partai Golongan Karya (Golkar) tersebut juga memiliki satu mobil jenis crossover, yakni Dodge. Mobil pabrikan Amerika Serikat itu ditempatkan di rumah pribadinya untuk kebutuhan keluarga.

Bupati sendiri mengaku, setelah datang mobil baru, mobil-mobil dinasnya yang lama tetap akan dipakai. “Saya itu hanya memakai saja. Teman-teman eksekutif yang menyiapkan itu. Untuk yang Fortuner akan tetap saya pakai. Kendaraan itu (Rubicon, Red) nanti bisa buat tamu (pemerintahan, Red),” papar Juliyatmono.

Sementara itu, disinggung mengenai mobil dinasnya yang baru, Juliyatmono mengaku, dia tak pernah meminta. Namun, pembelian Jeep Wrangler Rubicon itu murni usulan para pejabat pemerintahan di eksekutif.

“Itu suatu penghargaan (dari eksekutif, Red). Mungkin karena sejak dulu saya tidak pernah neko – neko dan minta apapun. Yang terpenting sekarang adalah saya harus bekerja dengan baik dan jangan sampai ada yang dilanggar. Saya sebetulnya punya hak untuk membeli dan mendapatkan. Tetapi hak tersebut tidak saya pakai, sejak dulu,” papar Juliyatmono beberapa waktu lalu.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Sutarno mengakui, sejumlah pejabat dari pucuk pimpinan pemerintahan memang menginginkan agar Kabupaten Karanganyar bisa memiliki fasilitas tambahan. Yakni jenis mobil yang mampu untuk naik dan turun gunung. Sebab, sejumlah wilayah di Karanganyar merupakan perbukitan atau dataran tinggi. 

”Iya karena sesuai rencana kebutuhan unit, ada teman-teman dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengusulkan. Kemudian, melalui badan keuangan daerah (BKD), usulan tersebut diajukan ke pimpinan dan ke DPRD. Lalu disepakatidan selanjutnya diproses untuk pengadaannya,” kata Sutarno. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia