Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sragen

Nekat! Paket Narkoba Dilemparkan ke Dalam Penjara, Polisi Buru Pelaku

06 Desember 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Barang bukti sabu-sabu dan ganja diselidiki Polres Sragen, Kamis (5/12)

Barang bukti sabu-sabu dan ganja diselidiki Polres Sragen, Kamis (5/12) (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Modus jaringan narkoba dalam bertransaksi narkoba dengan narapidana melalui banyak cara. Di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II Sragen, paket berisi ganja kering, pil ekstasi dan sabu-sabu dilempar dari luar tembok ke dalam lapas.

Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo mengaku mendapat laporan dari lapas terkait barang haram tersebut. Dia menduga barang itu masuk melalui kurir yang melemparkan dari luar tembok penjara. 

”Masih kita dalami siapa yang mengirimnya. Kepada siapa? Apakah itu tertuju napi kasus narkoba atau kasus kriminal lain. Atau justru orang lain di lapas,” ujarnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Kamis (5/12).

Dia menjelaskan, paket itu ditemukan di lantai halaman lapas oleh sipir pada Sabtu, (16/11) lalu. Narkoba yang dilempar itu dikemas dalam plastik berperekat. Total temuan dalam lapas yakni 12,8 gram ganja kering, 7 gram sabu-sabu dan tiga butir ekstasi berlogo kaki anjing.

Pihaknya menduga paket itu dilempar ke dalam penjara oleh pelaku dari luar. 

Letak jatuhnya paket ini berdekatan dengan sel napi narkoba. Sebelumnya upaya pelemparan dilakukan dengan melempar buah jeruk yang di dalamnya berisi sabu-sabu. Lemparan itu melewati dinding setinggi 5 meter.  

Usai temuan tersebut, seluruh ruangan dan penghuni lapas langsung diperiksa. Hal ini untuk mengantisipasi oknum lapas yang ikut terlibat. ”Modusnya beragam, tidak hanya dari barang-barang pembesuk. Tapi juga dimasukkan jeruk lalu dilempar,” jelasnya.

Pjs Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno menambahkan, paket sabu yang dilempar ke dalam lapas berjenis sabu madu. ”Butirannya lebih besar. Seperti bongkahan, bukan bubuk. Dengan temuan ini, akan ditelusuri jaringannya,” ujarnya.

Kalapas Kelas II Sragen Yosef B Yembise mengaku tengah membangun komunikasi dengan warga sekitar untuk menghindari pelemparan narkoba. Dia membenarkan ada anggota lapas yang menemukan lemparan narkoba tersebut.  Barang tersebut disita sebelum jatuh ke napi.

“Soal lemparan narkoba kami sudah serahkan ke polres untuk didalami. Kami sedang komunikasi dengan masyarakat Sidomulyo (sekitar Lapas) agar ikut memantau dan mengawasi orang maupun kendaraan mencurigakan. Ini sudah membuat grup WA untuk agar komunikasi,” ujar Yosef. (din/bun)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia