Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Kereta Bandara Melintas 19 Menit Sekali, Beroperasi 20 Desember

06 Desember 2019, 12: 26: 03 WIB | editor : Perdana

LEBIH PRAKTIS: Jalur kereta bandara yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. (5/12).

LEBIH PRAKTIS: Jalur kereta bandara yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. (5/12). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kereta Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Solo Balapan resmi beroperasi mulai 20 Desember mendatang. Rencananya, Joko Widodo bakal meresmikan pada 24 Desember mendatang. Hal itu disampaikan General Manager (GM) Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman, kemarin.

“Direncanakan awalnya dari Stasiun Solo Balapan ke bandara. Berarti nanti ada pengembangan. Sesuai grafik perjalanan kereta api (gapeka) penumpang hanya menunggu 19 menit. Jadi tiap 19 menit, kereta api datang. Itu akan disinkronkan dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat,” bebernya saat ditemui di Kantor AP Bandara Adi Soemarmo, Kamis (5/12).

Usman menyebut telah menyiapkan city check in di Stasiun Solo Balapan. Artinya, saat penumpang sampai bandara tidak perlu check in. Bisa langsung naik ke pesawat. Sementara bagasi penumpang, Usman mengaku sedang mengusahakan untuk free.

“Cuma kami belum cari polanya. Jadi city check in di Stasiun Solo Balapan itu penumpang cek in sekalian bagasinya,” sambungnya.

Ada 61 perjalanan kereta dengan dua trainset. Kereta bandara ini termasuk public service obligation (PSO) sehingga harga tiket sangat terjangkau. Hanya sekitar Rp 10-15 ribu saja. Sebagai awalan, Usman tidak memasang target penumpang. “Yang penting jalan dulu saja,” imbuhnya.

Kereta bandara mulai beroperasi pukul 04.00 pagi dari Stasiun Solo Balapan. Kemudian dari Bandara Adi Soemarmo pukul 07.45 pagi karena landing pesawat pertama sekitar pukul 06.55 pagi. Saat ini, Usman tengah mengupayakan anak perusahaan Angkasa Pura Logistik untuk mengurus bagasi penumpang di stasiun.

“Di sini (bandara) juga kami sediakan tiga loket check in, tiga timbangan, dan self-checking. Jadi di Stasiun Solo Balapan ada satu loket, di bandara ada tiga loket,” ungkapnya.

Apakah penumpang juga bisa check in di Stasiun Kadipiro? Usman menjawab, bisa. Sebab, stasiun yang sedang dibangun tersebut juga direncanakan siap beroperasi pada 20 Desember mendatang. Proses pembangunan saat ini hanya tinggal infrastruktur saja.

“Dulu direncanakan Stasiun Kadipiro ini jadi stasiun perlintasan. Tapi karena ada perintah, dijadikan stasiun penumpang. Ini sudah beres semua, tinggal infrastruktur saja,” pungkasnya. (aya/bun)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia