Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

TP4D Bubar, Klaim Pengawasan Lebih Luas

07 Desember 2019, 19: 25: 46 WIB | editor : Perdana

SAAT TUGAS: Kasi Intel Kejari Wonogiri Amir Akbar teliti ketebalan aspal hotmix

SAAT TUGAS: Kasi Intel Kejari Wonogiri Amir Akbar teliti ketebalan aspal hotmix

Share this      

WONOGIRI – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi membubarkan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Namun, bukan berarti kewenangan terpangkas, malah diklaim kian luas. 

"Sudah tidak ada TP4D. Akan menggunakan kewenangan bidang intel saja terkait pengamanan pembangunan strategis," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri Agus Irawan Yustisianto melalui Kepala Seksi Intelijen Amir Akbar, Jumat (6/12).

Kejagung, lanjutnya, belum memberikan petunjuk teknis pasca pembubaran TP4D. Pekan depan baru diadakan rapat kerja di Solo terkait hal tersebut.

Apakah dengan dibubarkannya TP4D ikut memengaruhi fungsi pengawasan pembangunan? Amir menuturkan, fungsi tersebut masih tetap berjalan di direktorat D bidang intelijen. “Jauh lebih besar (luas kewenangannya) dibandingkan TP4D,” ujar dia.

Sekadar informasi, H.M. Prasetyo selaku Jaksa Agung pada 2015 lalu membentuk TP4 (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan) . TP4 terdiri dari tiga komponen, yaitu TP4 pusat yang berkedudukan di Kejagung. TP4D Kejaksaan Tinggi yang berkedudukan di tingkat provinsi, dan TP4D kejari di kabupaten/kota.

Pembentukan TP4D berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor : KEP-152/A/JA/10/2015 tanggal 01 Oktober 2015 yang selanjutnya dikeluarkan Instruksi Jaksa Agung RI Nomor : INS-001/A/JA/10/2015 tentang Pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti oleh segenap jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia