Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Replika Emas Terganjal Izin Kemendikbud

07 Desember 2019, 19: 55: 47 WIB | editor : Perdana

OBJEK WISATA BARU: Rumah Situs Wonoboyo di Kecamatan Jogonalan, Klaten yang memadukan unsur edukasi dan wisata air segera dibuka dalam waktu dekat.

OBJEK WISATA BARU: Rumah Situs Wonoboyo di Kecamatan Jogonalan, Klaten yang memadukan unsur edukasi dan wisata air segera dibuka dalam waktu dekat. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Destinasi wisata Rumah Situs dan Water Park Wonoboyo di Kecamatan Jogonalan segera dibuka untuk umum. Menempati tanah kas desa seluas 6.000 meter persegi. Nantinya, objek wisata ini bakal dilengkapi replika emas yang pernah ditemukan di desa tersebut pada era 90-an. 

Kepala Desa (Kades) Wonoboyo Supardiyono mengaku temuan artefak emas dan perak diperkirakan berasal dari abad ke-9 era Kerajaan Medang. “Memang saat ini replika emas belum bisa kami display. Sebab harus ada izin khusus dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Jadi tidak sembarangan orang bisa mereplika karena dikhawatirkan ditiru,” ucapnya, kemarin (6/12).

Izin ini diketahui kades saat diundang pihak Museum Nasional, Oktober lalu. Sebagai catatan, temuan artefak emas dan perak di Wonoboyo disimpan di sana. Kades menyebut sudah berkoordinasi dengan Pemkab Klaten. 

Pemerintah Desa Wonoboyo diminta segera membuat surat permohonan. Dikoordinasikan dengan pemerintah kecamatan. Nantinya, pemkab bakal membantu pengajuan permohonan replika emas ke pemerintah pusat.

“Temuan artefak di Wonoboyo disimpan di lantai 4 Museum Nasional. Di sana kami tidak diperkanankan mengambil foto,” bebernya.

Di Rumah Situs Wonoboyo, hanya ada bukti foto temuan artefak emas. Semua foto itu bersumber dari Museum Nasional. Dikirimkan bia email. Mulai dari foto tas emas hingga bokor emas dengan relief cerita Ramayana.

Sejatinya, Pemerintah Desa Wonoboyo sudah menyediakan anggaran untuk replika. “Anggaran itu kami alihkan untuk menunjang berbagai fasilitas. Tetapi jika sudah ada izin untuk mereplika, akan kami anggarkan lagi,” ujarnya.

Rumah Situs Wonoboyo memadukan unsur edukasi dan wisata air. Dilengkapi tiga kolam renang dengan berbagai ukuran. Objek wisata baru ini menghabiskan anggaran Rp 1,7 miliar dari dana desa. Dilakukan secara bertahap selama tiga tahun.

“Semoga pekan depan sudah dibuka untuk umum. Di awal kami gratiskan dulu. Setelah itu ada tiket masuk Rp 2.000 atau Rp 3.000 sambil nanti kami sosialisasikan,” ucapnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia