Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

RSUD Simo Boyongan

07 Desember 2019, 20: 03: 02 WIB | editor : Perdana

RSUD Simo Boyongan

BOYOLALI – Tidak lama lagi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo akan menempati gedung baru. Ditandai kirab boyongan, Kemarin pagi (6/12). Karyawan, staf, dan tenaga medis RSUD Simo boyongan dari gedung lama di Desa/Kecamatan Simo menuju gedung yang baru di Desa Pelem, Simo.

Direktur RSUD Simo Kristandiyoko mengaku pembangunan gedung baru sudah dimulai sejak 2015. Memakan anggaran Rp 50 miliar. Gedung baru ini lebih luas dari gedung lama.

“Menempati lahan seluas 1,9 hektare. Gedung yang lama hanya sekitar 5.800 meter persegi. Jadi gedung baru tiga kali lipat luasnya dari yang lama,” jelasnya.

Gedung baru terletak di selatan Tugu Pelajar dan SPBU Simo. Lokasinya diklaim lebih strategis dibanding gedung lama. Berada di tepi Jalan Simo-Sambi. 

RSUD Simo akan dilengkapi sarana dan prasarana berstandar nasional. Berupa penambahan ruang rawat inap. Yakni dua unit ruang rawat inap VIP, dua ruang rawat inap kelas 1, empat kamar kelas 2, dan dua kamar kelas III.

“Secara keseluruhan, ruang rawat inap di sini mengacu RS tipe C. Kami akan mengacu pada 100 tempat tidur. Karena 100 tempat tidur merupakan penghitungan rasional dan itu efisien serta efektif dalam pengelolaan RSUD Simo,” ungkapnya.

Pelayanan di poliklinik RSUD Simo juga bertambah. Dilengkapi poli spesialis anak, penyakit dalam, bedah, dan kandungan. Merupakan empat poli dasar RS tipe C. Selanjutnya akan ditambah poli psikiater, mata, dan saraf.

“Kami ada juga poli geriatri, yakni untuk pasien dengan usia lebih dari 60 tahun. Di mana pasien-pasien ini akan kami dahulukan. Baik saat pendaftaran maupun pemeriksaan,” ungkapnya.

Menempati gedung baru, diharapkan ke depan pelayanan lebih bermutu. Serta meningkatkan kinerja petugas medis RSUD Simo. (wid/fer) 

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia