Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Kapan Manahan Dilirik Klub Luar Negeri Lagi?

07 Desember 2019, 20: 16: 51 WIB | editor : Perdana

LEGENDA: Pemain Persis Solo di musim 1968-1975 Frans “Wewek” Setiabudi.

LEGENDA: Pemain Persis Solo di musim 1968-1975 Frans “Wewek” Setiabudi. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO )

Share this      

PERSIS Solo sempat beberapa kali jadi rujukan beberapa klub luar negeri untuk bertanding di Kota Solo. Baik di Stadion Sriwedari maupun di Stadion Manahan untuk melawan klub Persis Solo.

“Saat saya masih jadi pemain, Persis sempat main lawan Middlesex Wonderers dari Inggris dan klub dari Australia Ascot FC dari Australia. Pertandingan itu sekitar tahun 1970an, dan saat itu Stadion Sriwedari benar-benar padat. Hampir tak ada tempat tersisa,” terang pemain Persis Solo era 1970an, Frans “Wewek” Setiabudi kepda Jawa Pos Radar Solo.

Dia mengakui dari melawan pemain dari luar negeri ini banyak pembelajaran yang didapatnya. Dia mengakui dari sisi skill, pemain asal Kota Solo sedikit perlu bekerja sangat keras untuk menghalau pergerakan lawan.

”Posturnya mereka besar-besar sekali. Tapi dari sisi skill, cukup berimbang sepertinya. Dua laga ini kita kalah saat itu. Yang pasti, saat itu Persis Solo menjadi salah satu rujukan. Pamor Stadion Sriwedari begitu besar. Makanya banyak klub besar datang bertanding di Kota Solo melawan Persis,” ujar Wewek.

Dia cukup optimistis Stadion Manahan yang saat ini sudah berubah bentuk jadi semakin megah, tentu akan membuat banyak klub luar negeri kembali melirik Kota Solo, untuk mau bertanding melawan klub lokalnya. Yakni Persis Solo.

”Semoga semakin megahnya Stadion Manahan, ada beberapa klub luar negeri yang mau kembali bertanding di Kota Solo. Sukur-sukur melawan Persis,” ucapnya. 

Di lain sisi, Persis banyak mendapat pembelajaran melawan pemain-pemain potensial dari luar negeri. Mulai dari Timnas Malaysia  di tahun 1960, hingga tiga klub asal Liga Malaysia. Yakni Johor Bahru (1994), UiTM FC (2013), dan Lions XII (2014), yang sempat menjajal kekuatan Persis beberapa tahun silam.

Selain itu Persis juga sempat melawan kesebelasan Spartak Moscow asal Rusia (1958), dan Aryan Gymkhana dari India di tahun 1952. Hingga dua klub asal Austria Grazer SC (1934) dan Wiener SC (1936) juga pernah bertanding di Stadion Sriwedari. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia