Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Travelling

Sensasi Senam Terapi di Umbul Brintik

Mandi di Air Mancur, Rasa Pegal Hilang

08 Desember 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Sensasi Senam Terapi di Umbul Brintik

Keberadaan umbul di Klaten tidak ada hanya sekadar menawarkan kesegaran mata airnya. Tetapi juga jadi lokasi terapi menyembuhkan sakit. Salah satunya di Umbul Brintik, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten.

SEKITAR 15 menit dari pusat Kota Klaten, Umbul Brintik begitu mudah diakses. Ditempuh dengan kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Mengingat tidak ada angkutan umum yang mengantarkan sampai ke pemandian alami tersebut. Meski begitu untuk menuju destinasi wisata terapi tetap mudah dijangkau dengan mengikuti petunjuk jalan yang ada.

Saat Jawa Pos Radar Solo mendatangi Umbul Brintik, sudah ramai kedatangan wisatawan yang hendak senam terapi sejak subuh. Terlebih lagi loket masuknya sudah mulai buka dari pukul 04.30– 17.00. Pengunjung yang datang didominasi lansia dengan berbagai keluhan sakitnya. Seperti rematik, stroke hingga saraf kejepit.

Senam terapi di pagi hari memang jadi waktu tepat. Karena mata air yang keluar diyakini dapat menyembuhkan sakit, terutama berkaitan dengan saraf. Apalagi belum banyak wisatawan yang datang. Sehingga lebih leluasa dalam melakukan berbagai gerakan senam terapi.

Menariknya, wisatawan yang membutuhkan pendampingan saat senam terapi bisa menghubungi pihak pengelola. Memang telah disediakan terapis atau instruktur yang bisa membimbing saat melakukan gerakan di dalam air. Meski begitu, wisatawan sebenarnya juga bisa terapi secara mandiri karena terdapat panduan senam penyembuhan yang dipasang di sekitar kolam utama.

Saat berenang di kolam utama lebih banyak didominasi para lansia. Tetapi ada juga anak-anak hingga orang dewasa yang ditemui di sana. Mereka juga ikut menikmati kesegaran mata air dari Umbul Brintik tersebut.

Tetapi untuk terapi tidak hanya dilakukan di kolam utama. Melainkan kolam lainnya yang terdapat pancuran air cukup deras. Jawa Pos Radar Solo pun sempat menjajal terapi tepat di bawah pancuran tersebut. Saat mengenai tubuh, terasa seperti dipijat dan membuat badan semakin rileks.

Tidak jauh dari kolam utama terdapat kolam yang menyediakan pancuran air alami. Secara bergantian mulai dari anak-anak hingga lansia juga menjajal terapi tepat di bawah pancuran. Mereka mengarahkan pada bagian kepala hingga punggung. Harapannya rasa pegal pada tubuh bisa hilang.

Umbul Brintik mengedepankan destinasi wisata terapi kepada para pengujung. Meski begitu, selain kolam utama dan pancuran masih terdapat empat kolam lainnya yang bisa digunakan wisatawan sepuasnya. Mulai dari kolam anak-anak hingga dewasa dengan pemandangan alam di sekitarnya yang masih alami.

Soal fasilitas pun cukup lengkap. Mulai dari toilet dan kamar ganti di setiap sudut kawasan Umbul Brintik pun tersedia. Begitu juga dengan jasa loker untuk menyimpan berbagai barang penting selama beraktivitas renang maupun terapi. Ada pula penyewaan ban bagi wisatawan yang hendak berenang.

Seusai berenang, jika lapar juga terdapat zona kuliner dengan beberapa warung yang menyediakan beragam minum. Tetapi ada larangan dari pihak pengelola. Wisatawan tidak boleh makan maupun minum dan merokok di kolam utama maupun lima kolam lainnya. Hal ini untuk melindungi mata air sekaligus kebersihan lingkungan sehingga harus dipatuhi para pengunjung yang datang. (ren/adi)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia