Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Features

Upaya Kembangkan Wisata Lokal Kota Bengawan

09 Desember 2019, 06: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Upaya Kembangkan Wisata Lokal Kota Bengawan

Potensi wisata lokal berbasis kampung kini mulai bermunculan. Bila digarap serius maka bisa menjadi daya magnet baru. Mulai dari wisata edukasi, seni dan budaya, sejarah, kuliner hingga belanja. Seperti apa potensi wisata ini di Kota Bengawan?

SENI budaya di Kota Bengawan merupakan salah satu potensi menarik wisatawan di Kota Bengawan. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, setidaknya ada 274 sanggar seni yang aktif hingga saat ini. 

“Dari 274 sanggar seni di Kota Solo, ini baru 51 sanggar yang masuk data ke kami karena sudah memiliki surat keterangan terdaftar (SKT). Manfaatnya, pengawasan dan pengembangan sanggar seni bisa makin terarah,” ucap Kepala Bidang Pelestarian Budaya Is Purwaningsing.

Dinas Kebudayaan Kota Surakarta juga meluncurkan sebuah program baru bernama Jangkar Sangseni Sura. Program ini merupakan sebuah aplikasi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses informasi soal keberadaan sanggar seni di Kota Surakarta. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengetahui letak sanggar-sanggar seni yang hendak dituju, lengkap bersama profil dan capaian-capaian suatu sanggar ini di bidang kesenian. 

“Sanggar seni-sanggar seni semacam ini bisa dioptimalkan dengan berbagai hal lain yang memiliki keterkaitan sehingga memiliki daya tarik untuk kepariwisataan dari segi seni budaya,” ucap dia.

Dinas pariwisata juga mulai memetakan potensi wisata lokal lainnya dalam prespektif pendekatan dan pemanfaatan ruang kreatif di tengah masyaakat. Pemkot mulai memetakan sejumlah potensi baru untuk memajukan kepariwisataan di Kota Bengawan. Berdasarkan pendataan itu, sedikitnya ada 170 ruang kreatif siap dimaksimalkan. 

“Ruang kreatif ini tersebar di berbagai titik. Ada yang aset pemerintah kota, ada juga aset swasta. Data kami ada 170 ruang kreatif, kemungkinan masih banyak lagi yang belum sempat terdata,” terang Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Dinas Periwisata Kota Surakarta.

Menurut dia, optimalisasi ruang kreatif ini penting dilakukan, mengingat minimnya sumber daya alam di kota Solo. Oleh sebab itu, satu-satunya hal yang bisa dimaksimalkan adalah pendekatan dari segi SDM melalui seni tradisi dan budaya di masyarakat. 

“Tujuannya jelas untuk mengarahkan pemanfaatan ruang kreatif sebagai penopang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kreatif di kota Solo. Salah satu contoh seperti pemanfaatan Pendapa Kelurahan Mangkubumen untuk kegiatan seni dan ekonomi kreatif masyarakat,” beber dia.

Senada, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Solo, Tuti Orbawati menilai keberadaan pelaku seni dan ruang kreatif itu memiliki keterkaitan yang akhirnya mampu menjadi daya tarik baru untuk sektor kepariwisataan. Sejak lama pemkot melakukan pendekatan tersebut, hasilnya beberapa giat kepariwisataan dalam skala besar mulai menjadi agenda rutin. Jika dijabarkan berbagai isiannya merupakan berbagai giat seni budaya dan ruang kreatif. 

Karena itu, pemkot mulai aktif untuk menjaring potensi dalam skala lebih kecil hingga tingkat kelurahan. Dampaknya, agar ke depan potensi wisata di Solo bisa makin terpetakan dengan lebih baik. “Dari 54 kelurahan, hanya ada belasan kelurahan yang sudah memiliki penataan wisata lokal yang cukup baik. Sementara lainnya masih berupa potensi yang menunggu dimaksimalkan,” jelas dia.

Dengan terintegrasinya penataan potensi itu, pemerintah ke depan mampu untuk mengkategorikan berbagai jenis wisata yang dimiliki Kota Solo. Dalam beberapa paket wisata yang berbeda dan saling terintegrasi. Baik dalam segi wisata sejarah, belanja, kuliner, budaya, kesenian, dan lainnya. 

“Kampung-kampung wisata mulai dicanangkan, di sisi lain muncul juga berbagai potensi lainnya. Nah kalau SDMnya bisa dibina bisa menghasilkan paket-paket wisata yang juga berdampak positif pada ekonomi warga setempat,” tutup Tuti. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia