Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

BPBD Boyolali Getol Dampingi Disabilitas

09 Desember 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Perdana

ilustrasi

ilustrasi

Share this      

BOYOLALI – Perhatian khusus diberikan Bacan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali terhadap penyandang disabilitas. Khususnya dalam program mitigasi bencana. Terutama disabilitas yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo meminta masyarakat tetap tenang saat terjadi bencana. Karena sikap panik justru memperbesar rasa takut dan membuat seseorang tidak mampu berpikir jernih.

“Tantangan terbesar ya itu tadi, mengatasi rasa panik. Kalau panik, rasanya kita jadi tidak bisa apa-apa selain bingung dan takut,” ucap Bambang, kemarin (6/12).

BPBD gencar memberi pendampingan mitigasi bencana kepada disabilitas di Kota Susu. Sebab penyandang disabilitas memiliki risiko tinggi (risti). Empat kali lebih besar dibandingkan kelompok rentan lainnya.

“Mereka memperoleh pelayanan evakuasi yang ramah disabilitas. Dalam mengevakuasi penyandang disabilitas, kita tidak boleh asal-asalan,” ujarnya.

Yuyun, 32, disabiltas asal Kecamatan Teras mengaku sangat terbantu dengan pendampingan dari BPBD. Baik itu melalui sosialisasi maupun rangkaian pelatihan. 

“Selama ini jarang ada pelatihan mitigasi bencana untuk disabilitas. Dengan pelatihan ini, saya bisa tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi bencana gempa dan banjir,” ucap penyandang tunarungu ini lewat penerjemahnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia