Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sragen

Pemberkasan PPPK Belum Jelas,Kuota 720 orang, 501 Pendaftar Lolos

09 Desember 2019, 15: 24: 28 WIB | editor : Perdana

TUNGGU NASIB: Pendaftaran PPPK di Sragen belum lama ini.

TUNGGU NASIB: Pendaftaran PPPK di Sragen belum lama ini. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Peserta pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nasibnya masih menggantung. Meski mereka sudah dinyatakan lolos, namun belum bisa melakukan pemberkasan. Pemkab belum bisa mengeluarkan kebijakan soal status mereka.

Ketua Forum Tenaga honorer K2 Sragen (FTHKS) Uut Haryanto meminta agar segera dilakukan pemberkasan. Karena meski sudah lolos, masih harus menunggu kepastian nasib.

”Kami minta yang PPPK tahap 1 kemarin untuk segera dikeluarkan NIP nya dan kembali buka lagi untuk tahap 2. Jadi biar untuk yang belum lulus atau yang belum mengikuti tes bisa punya kesempatan lagi,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan seperti tenaga administrasi dan beberapa K2 lain masih ada yang belum ter-cover. Jika dipercepat, harapnya bisa ter-cover semua dan tidak ada yang tertinggal. Dia menyampaikan jumlah K2 di Sragen mencapai 1.107 pegawai. Sedangkan yang lulus pada PPPK tahap satu kemarin ada 501 orang.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan, pemberkasan PPPK tunggu instruksi pusat. Pihaknya hanya bisa berkomunikasi dengan kabupaten lain yang mengajukan PPPK sembari menyampaikan surat ke kementerian terkait.

”Kita terus bertanya termasuk dari dinas pendidikan. Kita susulkan pertanyaan itu berupa surat. Kami juga kordinasi dengan kabupaten lain,” terang Yuni.

Dia menekankan, kebijakan rekrutmen PPPK merupakan kebijakan secara nasional. Tidak hanya di Kabupaten Sragen saja. Masih perlu juklak juknis pemberkasan sesuai ketentuan pusat.

”Kita hanya diminta untuk menunggu, barangkali ada perubahan kebijakan sesuai pergantian menteri ini,” tandasnya.

Pihaknya menegaskan, Sragen sudah menganggarkan untuk gaji PPPK. Jika tidak segera ada keputusan, tentu anggaran untuk PPPK akan jadi SILPA.

”Kita tidak bisa mengeluarkan uang tanpa ada regulasinya. Kita sebenarnya sudah sangat siap untuk PPPK,” terang Yuni.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen Sutrisna menegaskan Pemkab Sragen sudah siap menerima PPPK hasil perekrutan pada 2019 ini. Termasuk menyediakan anggaran untuk pembayaran gaji dan lain-lain.

”Besaran anggarannya Rp 22 miliar lebih,” terang Sutrisna. (din/adi

Rekrutmen PPPK Kabupaten Sragen 2019 

Total 720  formasi

• 540 tenaga pengajar atau guru

• 68 tenaga kesehatan atau medis

• 112 tenaga teknis penyuluh pertanian

501 Pendaftar Lolos Persyaratan

• 360 orang tenaga guru

• 62 tenaga kesehatan

• 79 tenaga penyuluh pertanian

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia