Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Ayah Tiri Cabuli Anak, Selama Ini Hanya Tinggal Berdua dengan Korban

12 Desember 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Danang Erawanto, Camat Eromoko

Danang Erawanto, Camat Eromoko (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Gelagat tak baik Shn, 34, warga Eromoko yang baru saja diciduk polisi karena tega menggagahi anak tirinya, sudah lama dicurigai para tetangga. Lantaran tinggal serumah hanya berdua dengan anak tirinya, tetangga pun mulai kasak-kusuk. Namun, para tetangga tetap tak menyangka jika Shn benar-benar melakukan perbuatan di luar batas, hingga membuat anak tirinya yang masih di bawah umur hamil lima bulan. 

“Ya sudah lama jadi rasanan (buah bibir). Ayah dan anak tiri tinggal hanya berdua. Jangan-jangan terjadi hal tidak diinginkan. Karena ibunya tinggal di desa lain. Pulangnya tidak menentu,” terang Camat Eromoko Danang Erawanto, Selasa (10/12). 

Namun, warga tidak bisa berbuat banyak karena tidak memergoki langsung perbuatan bejat Shn. Menurut Danang, ibu korban sudah pasrah jika suaminya dipenjara. Begitu pula ketika Shn bebas dan bakal menikahi anaknya, sang ibu juga mengizinkan.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasat Reskrim AKP Purbo Adjar Waskito mengatakan, pihaknya baru menetapkan satu tersangka, yakni Shn. Pekerja serabutan itu dikenakan pasal 84 Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Kalau dari pengakuan korban, sementara ini dua kali (digagahi). Tapi kami belum bisa memastikan karena kondisi psikis memengaruhi keterangan korban. Kita tidak mungkin memaksa kronologis secara lengkap," ucap Purbo.

Menurut kasat reskrim, korban mengaku pernah sekali diancam oleh Shn. Tapi, ancaman seperti apa masih diperdalam. Termasuk kemungkinan keterlibatan pelaku lain. “Kalau memang bisa kita pastikan ada pelaku lain, tentu kita tindak lanjuti," pungkas dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia