Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Ibu Ajak 2 Anaknya Bunuh Diri, Tulis Surat Wasiat Akan Menakut-nakuti

12 Desember 2019, 14: 10: 03 WIB | editor : Perdana

Polisi melakukan pemeriksaan di rumah korban bunih diri

Polisi melakukan pemeriksaan di rumah korban bunih diri (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Tragis, seorang ibu rumah tangga di Purwantoro mengajak kedua anaknya untuk mengakhiri hidup dengan minum susu yang telah dicampur pestisida, Kamis (12/12). Ibu dan anaknya meninggal dunia, sedangkan satu anak lainnya dalam kondisi kritis.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasubag Humas Iptu Suwondo mengatakan, korban meninggal adalah Winarsih, 38, dan anak keduanya Kirana Tosada, 7. Mereka merupakan warga Dusun Bendo RT 03 RW 06, Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro.

Sementara anak pertamanya yang kini dalam kondisi kritis, yakni Zaki Isa Majida, 10. Dia mendapat perawatan intensif di rumah sakit di Kabupaten Ponorogo.

"Peristiwa diketahui kali pertama pada Kamis (12/12) pukul 06.39. Korban atas nama Zaki sambil merangkak menuju rumah neneknya yang tak jauh dari rumah korban melalui pintu belakang sambil terbata-bata menahan rasa sakit meminta tolong," kata Suwondo, Kamis (12/12).

Mengetahui hal itu, nenek korban dan warga langsung menuju rumah korban.
"Sampai di rumah korban, warga melihat ibu dan anak yang nomor dua sudah dalam keadaan sekarat. Kemudian korban langsung dimasukan ke dalam mobil untuk dibawa ke RSUD Muhamadiyah Ponorogo," papar Suwondo.

Korban meninggal dunia Winarsih ternyata meninggalkan kertas wasiat. "Nek aku mati aku pengen dikubur karo keluargaku ditumpuk nak ora tak dendeni (Kalau aku mati ingin dikubur ditumpuk dengan keluargaku. Kalau tidak tak takut-takuti)," tulisnya dalam surat wasiat tersebut.

Menurut Suwondo, kuat dugaan Winarsih mengajak dua anaknya meminum susu yang telah dicampur poradan atau jenis pestisida serbuk. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia