Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Jelang Nataru Harga Telur Ayam Naik

12 Desember 2019, 14: 33: 49 WIB | editor : Perdana

STABIL: Pedagang cabai dan sayur di Pasar Boyolali, kemarin (11/12).

STABIL: Pedagang cabai dan sayur di Pasar Boyolali, kemarin (11/12). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Di antaranya telur ayam, minyak goreng, cabai, dan sayuran.

Pantauan di Pasar Boyolali, kemarin (11/12), harga sejumlah kebutuhan pokok naik. Telur ayam naik dari Rp 20.000 per kilogram (kg) jadi Rp 24.000 per kg. Minyak goreng naik dari Rp 11.000 per kg jadi Rp 11.500-12.000 per kg.

“Biasanya menjelang Natal harga-harga naik. Kemungkinan naiknya hingga seminggu sebelum Natal. Telur ayam bisa sampai Rp 26.000 per kg. Sama seperti menjelang puasa dan Lebaran kemarin,” terang Rokhimah, 49, pedagang sembako dan bumbu dapur Pasar Boyolali.

Pedagang lain Tri Heri Wibowo, 50, mengaku harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Sebelumnya hanya Rp 30.000 per kg, sekarang naik jadi Rp 40.000 per kg. Tomat juga naik dari Rp 8.000 per kg menjadi Rp 14.000 per kg.

“Kenaikan harga tomat sudah terjadi sejak sebulan lalu. Naiknya pelan-pelan dan bertahap. Dulu harga tomat hanya Rp 1.000 per kg. Kalau dihitung sudah berapa kali lipat naiknya,” bebernya.

Komoditas bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Sebelumnya di kisaran Rp 20-25 ribu per kg. Kini harganya melonjak jadi Rp 30-35 ribu per kg. Itu pun pasokan tidak menentu. “Bahkan sempat kosong dan tak ada pasokan sama sekali,” ujarnya. 

Wulan, 31, warga sekitar pasar memaklumi kenaikan harga sejumlah komoditas pokok tersebut. “Ya kalau harga naik, belinya dikurangi agar tidak membebani pengeluaran. Tapi kalau harga naik terus, ya memberatkan masyarakat,” keluhnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia