Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Logan Food Lebarkan Sayap ke Bali, Lampung, dan Jawa Barat

12 Desember 2019, 14: 41: 08 WIB | editor : Perdana

SINERGI: MoU Logan Food dengan distributor di The Alana Hotel and Convention Center-Solo, kemarin (11/12).

SINERGI: MoU Logan Food dengan distributor di The Alana Hotel and Convention Center-Solo, kemarin (11/12). (SEPTINA FADIA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Lombok Gandaria (Logan) Food melebarkan sayapnya ke Lampung, Jawa Barat, dan Bali. Ekspansi dilakukan dengan menggandeng distributor di masing-masing daerah. Yakni PT Agung Putra Niaga Mandiri di Lampung, CV Purbajaya 1 di Jawa Barat, dan CV Putri Jaya Sentosa di Bali. Khusus Lampung dan Jabarm, merupakan area baru.

“Saat ini kami sedang growing. Kerja sama dengan distributor ini agar produk-produk Logan Food tersebar merata ke konsumen. Kami akan fokus ke produksi, sementara distribusi dilakukan distributor. Di Bali kami sudah existing, tapi skala kecil,” ucap Direktur Operasional Logan Food Tiffany Marsha Pranoto usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan distributor di The Alana Hotel and Convention Center-Solo, kemarin (11/12).

Sebelumnya, sudah menggandeng dua distributor. Total partnership yang digandeng lima distributor. Tersebar di region Jawa-Bali, dan Sumatera. Artinya, kerja sama ini kian mencancapkan kuku Logan Food di regional tersebut. Targetnya, produk Logan Food cepat tersebar dan dikenal konsumen se-Jawa-Bali dan Sumatera.

“Di area baru, kami belum pasang target penjualan. Masih cek ombak. Harapannya tumbuh pesat. Setelah kerja sama, kami langsung distribusi sampai akhir tahun. Sekaligus persiapan 2020. Kami siap full support apa yang dibutuhkan distributor,” imbuhnya.

Saat ini omzet Logan Food di area Solo dan Jawa Timur mencapai Rp 35 miliar. Konsumen didominasi kalangan perhotelan, restoran, dan kafe. 

Perwakilan CV Purbajaya 1 Renato Wijaya menyebut produk Logan Food memiliki masa depan yang cerah. Di Jawa Barat, produk serupa sangat banyak kompetitor. Namun pihaknya optimistis bisa mengambil hati konsumen.

“Ini yang membuat kami tertarik memasarkan produk asal Kota Solo ini ke Bandung. Cara mempromosikan produk yang unik membuat kami optimistis laku di pasaran Jawa Barat,” tandasnya. (rls/aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia