Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Akademi Pelayaran Nasional Jawab Tantangan Bidang Kemaritiman 

15 Desember 2019, 12: 15: 59 WIB | editor : Perdana

SAKRAL: Pedang pora mengisi prosesi wisuda taruna-taruni APN Surakarta di Hotel Lor In Solo, Sabtu (14/12). 

SAKRAL: Pedang pora mengisi prosesi wisuda taruna-taruni APN Surakarta di Hotel Lor In Solo, Sabtu (14/12).  (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebanyak 130 taruna-taruni Akademi Pelayaran Nasional (APN) Surakarta program studi (Prodi) Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan program Diploma III Angkatan ke-XIII resmi diwisuda di Hotel Lor In Solo, Sabtu (14/12). Mereka diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap bidang kemaritiman Indonesia.

Direktur APN Surakarta Hardi menegaskan, lautan bukan pemisah antarpulau. Justru merupakan pemersatu bangsa. Pengelolaan pelabuhan dan transportasi laut punya peran vital dalam bidang ekonomi, politik, hingga sosial budaya. 

“Termasuk di bidang pertahan dan keamanan. Transportasi laut merupakan urat nadi dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan dikelolanya pelabuhan secara profesional, mulai dari ujung timur hingga barat, maka akan memberikan dampak positif tercapainya poros maritim,” urainya.

Pengelolaan pelabuhan, imbuh Hardi, masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Di antaranya sarana prasarana pendukung. Terutama di wilayah terpencil. 

“Pelabuhan pengumpul masih bisa dihitung dengan jari. SDM (sumber daya manusia) kurang. Sebagian pelabuhan masih konvensional dan masih banyak lagi kendala yang harus dihadapi. Kita juga masih dihadapkan dengan perbedaan cara pandang pengelolaan pelabuhan,” urainya.

Sebab itu, taruna-taruni APN Surakarta diharapkan mengamalkan ilmunya memajukan bidang kemaritiman. “Dengan diwisudanya taruna dan taruni pada hari ini (kemarin), berarti kembali muncul ahli madya baru bidang ketatalaksanaan pelayaran niaga dan kepelabuhan,” ucap dia.

APN Surakarta, lanjut Hardi, berupaya maksimal meningkatkan mutu pendidikan. Di antaranya dengan menyediakan tenaga pengajar hingga jenjang S3, aktif mengikuti pelatihan, serta melakukan kunjungan ke kampus lain di dalam maupun luar negeri.

Pihaknya juga menggandeng sejumlah instansi pelayaran pemerintahan maupun swasta guna memberikan pelayanan akademik terbaik. “Terbukti, sebagian yang diwisuda hari ini (kemarin) sudah bekerja. Seperti lulusan kita atas nama Mustaqim Majid sudah bekerja di PT Samudra Indonesia, kemudian lulusan terbaik Eva Prutri Purnamasari bekerja di PT Samudra Indah Prakasa Semarang. Masih banyak lainnya. Ini bukti bidang pelayaran sangat menjanjikan,” pungkasnya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia