Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

5.000 Goweser Semarakan Dies Natalis Unwidha ke-50

15 Desember 2019, 16: 05: 59 WIB | editor : Perdana

MERIAH: Ribuan goweser menyemarakkan acara fun bike yang digelar Universitas Widya Dharma, kemarin (14/12).

MERIAH: Ribuan goweser menyemarakkan acara fun bike yang digelar Universitas Widya Dharma, kemarin (14/12). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten terus menggelar berbagai kegiatan, untuk menyemarakkan dies natalis kampus mereka yang ke-50. Salah satunya lewat gelaran fun bike yang diikuti sekitar 5.000 peserta, yang dilaksanakan Sabtu (14/12) pagi. Ribuan peserta gowes bersama dari kampus Unwidha sebagai titik start hingga menuju finish di Taman Lampion.

Peserta fun bike langsung dilepas oleh Rektor Unwidha Triyono dengan melintasi rute yang telah ditentukan. Mulai selepas dari kampus menuju ke Desa Belangwetan, Jonggrangan hingga ke daerah Senden, Sekarsuli, Bramen hingga melintasi Jalan Veteran. Rute berakhir di Taman Lampion yang langsung dihibur dengan musik dangdut.

Para peserta yang mengikuti kegiatan fun bike yang diselenggarkan oleh Unwidha berkesempatan mendapatkan hadiah menarik. Mulai dari dua unit sepeda motor, sejumlah sepeda hingga hadiah hiburan lainnya dengan nilai total mencapai Rp 50 Juta. Pengundian hadiah pun dilakukan selama acara berlangsung.

“Jadi gelaran ini merupakan salah satu rangkain dari dies natalis Unwidha yang ke-50 dengan melibatkan masyarakat dalam merayakannya. Ternyata antusias dari masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini luar biasa,” jelas Rektor Unwidha Klaten Triyono seusai melepas peserta gowes, Sabtu (14/12).

Lebih lanjut, Triyono mengungkapkan, tingginya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan fun bike memperlihatkan kepercayaan terhadap Unwidha, khususnya kaitannya dunia pendidikan di Klaten. Menurutnya, saat ini Unwidha telah berada di jalur yang tepat. Saat ini kampus tinggal berjalan yang sudah diawali dengan penataan struktur organisasi dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak ada tumpang tindih.

“Saya kira di usia 50 tahun bagi manusia sudah cukup dewasa tetapi bagi perguruan tinggi terus membangun dan menyiapkan semuannya. Mulai dari standar pendidikan hingga prosesnya yang mengedepankan jaminan mutu. Harapannya masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami dalam mencerdaskan kehidupan,” ucap Triyono.

Triyono menjelaskan, jika saat ini Unwidha memiliki enam fakultas dan program paska sarjana. Termasuk 19 program studi mulai dari jenjang S1, S2, diploma hingga pendidikan profesi. Berbagai program pun juga telah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kompetensi para  lulusannya.

Mahasiswa yang telah lulus dari Unwidha disiapakan untuk mampu beradaptasi dalam perkembangan teknologi yang ada. Mengingat saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang menurut Triyono seluruhnya serba otomatis. Hal ini membuat Unwidha terus menyiapkan dan mencetak lulusan terbaiknya.

Sementara itu, Wakil Ketua Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kehumasan Unwidha Klaten sekaligus Ketua Dies Natalis Unwidha ke-50 Daru Pratomo mengungkapkan, jika berbagai rangkaian dalam menyemarakan dies natalis itu sebelumnya  juga telah dilaksanakan. Mulai dari 16 November lalu dengan melibatkan masyarakat luas serta para akadimisi. Termasuk dalam waktu dekat akan menggelar edukasi agar masyarakat tangguh terhadap bencana.

“Kegiatan yang diselenggarakan itu mengajak semua komponen mulai dari masyarakat, akadimisi, institusi dan media sehingga membentuk penta helik. Diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tangguh terhadap bencana. Ini bagian dari kontribusi kami,” ucapnya.

Di sisi lain, masih diadakan berbagai kegiatan seminar yang melibatkan sejumlah siswa SMA/SMK di Klaten. Sedangkan puncaknya pada 18 Desember akan digelar malam tirakatan dikarenakan pada 19 Desember mendatang bertepatan dengan dies natalis ke-50 Unwidha Klaten. (adv/ren/nik)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia