Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Jateng

Akhir Desember, Pesawat Mendarat di Bandara Blora

16 Desember 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

PERCEPATAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau progress pembangunan Bandara Blora, Kamis lalu (12/12)

PERCEPATAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau progress pembangunan Bandara Blora, Kamis lalu (12/12) (DOK PEMPROV JAWA TENGAH)

Share this      

CEPU – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut akhir tahun ini bakal ada pesawat yang mendarat di Bandara Ngloram di Cepu, Blora. Saat ini proses pembangunan runway atau landasan pacu hampir kelar. 

“Pengerjaan runway akan selesai pada 24 Desember mendatang. Kalau selesai akan kita uji coba,” kata Ganjar saat meninjau Bandara Ngloram, Kamis lalu (12/12). 

Pada tahap awal ini, landasan pacu Bandara Ngloram yang dibangun sepanjang 1,2 km, dari panjang runway sebelumnya 900 meter. Selanjutnya bakal diperpanjang hingga 2,6 km.  “Progresnya tanpa banyak bicara, bandara jadi. Blora akan punya bandara dan kawan-kawan di Bojonegoro, nanti kita pakai bareng-bareng,” katanya. 

Begitu pengerjaan runway selesai, pada Januari tahun depan mulai dilakukan penggarapan terminal. Sehingga akhir tahun diharapkan bisa beroperasi. Dengan demikian akses peningkatan perekonomian masyarakat Blora dan sekitarnya akan terdongkrak. Apalagi bandara tersebut sangat dekat dengan stasiun. 

“Kalau kerjasamanya kompak begini, perekonomiannya terbuka, pariwisatanya terbuka dan masyarakatnya juga akan terbuka. Apalagi bandara ini dari Stasiun Kapuan hanya 300 meter. Dekat sekali. Maka transportasi kereta dan bandara terintegrasi,” katanya. 

Mendengar hal itu, Bupati Blora Djoko Nugroho mengungkapkan kebahagiaannya karena akhirnya bakal melihat hilir mudik pesawat di wilayahnya setelah menunggu 34 tahun. 

Bandara Ngloram sudah ada sejak 1980. Dibangun untuk mendukung proyek-proyek pertambangan minyak dan gas (migas) di Blora dan sekitarnya yang mulai berkembang. Kali pertama yang mendarat adalah pesawat Presiden Soeharto. Namun empat tahun setelah itu, bandara tidak lagi beroperasi. Hingga akhirnya pemerintah memutuskan untuk membangun ulang bandara tersebut pada pertengahan 2018 silam. 

“Ini akan jadi kebanggaan warga Blora. Jika kemarin-kemarin hanya untuk mainan anak-anak dan angon ternak, akhir tahun ini ada pesawat yang mendarat,” kata Djoko saat mendampingi Ganjar Pranowo mengecek pengerjaan runway Bandara Ngloram Blora, Kamis (12/12). (lhr/bun)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia