Kamis, 20 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Tragis! Tolak Beli Ciu, Bocah 8 Tahun Dianiaya Ayah Tiri

19 Desember 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi

Ilustrasi

Share this      

WONOGIRI – Bocah usia 8 tahun asal Pracimantoro, Wonogiri, menjadi korban kekerasan ayah tirinya di Pasar Kliwon, Solo. Pasalnya, bocah ingusan itu menolak diajak membeli ciu oleh sang ayah.

Camat Pracimantoro Warsito mengatakan, salah satu warganya AP, 8, warga Desa Suci mengalami kejadian memilukan di rumah ayahnya, Yasir. “Kejadiannya ini di rumah ayah tirinya di Solo, tapi ibu dan korban serta keluarganya berdomisili di Kecamatan Pracimantoro,” terang Warsito saat dikonfirmasi, Rabu (18/12).

Menurut Warsito, Sabtu pekan lalu AP diajak ibunya berkunjung ke rumah ayah tirinya di Pasar Kliwon, Solo. Namun, pada Sabtu siang (14/12) justru dia mengalami kejadian tragis.

“Korban ini diajak ayah tirinya beli ciu, tapi ajakan itu ditolak korban. Hal ini membuat ayah tiri korban emosi lalu memukul korban dan menendang mengenai bagian kepala, dagu dan perut serta menampar bagian wajah hingga bocah itu mengalami luka lebam,” terangnya.

Warsito menyebut, akibat penganiayaan itu, Minggu (15/12) siang, korban mengalami muntah-muntah. Peristiwa itu diketahui warga setempat. Kemudian salah satu warga menelepon kakek dan nenek korban di Pracimantoro dan menceritakan apa yang dialami sang cucu. Mendapat kabar itu, AP hari itu juga dijemput dan dibawa ke Pracimantoro.

“Mendapat informasi tersebut, kami bersama petugas medis langsung mendatangi rumah korban untuk memeriksa. Didampingi anggota TNI dan polisi. Berdasar pemeriksaan fisik oleh dokter, korban mengalami hematoma pada bagian kiri atas dada, pelipis kanan bawah mata lebam, panggul kiri, paha kiri dan kaki kiri,” bebernya.

Usai menyiksa AP, ayah tiri korban dikabarkan melarikan diri. Pihaknya juga sangat menyayangkan peristiwa yang menimpa bocah tersebut. “Sudah ditangani pihak kepolisian Solo. Yang penting anaknya sudah kami selamatkan,” katanya. (kwl/bun) 

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia