Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Liga 2 2020, Persis Solo Optimistis,Persaingan Akan Semakin Ketat

29 Desember 2019, 07: 35: 59 WIB | editor : Perdana

BERTAHAN: Striker PErsis Solo M Isa (jersey merah) meengejar bola dari kawalan bek PSBS Biak di Liga 2 2019.

BERTAHAN: Striker PErsis Solo M Isa (jersey merah) meengejar bola dari kawalan bek PSBS Biak di Liga 2 2019. (MEDIA OFFICER PERSIS FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Jika tidak ada aral melintang, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 2 2020, siap menggelar kompetisi ini mulai Maret 2020. Kompetisi kasta kedua di Liga Indonesia musim depan ini juga dipastikan sudah komplet, dari sisi jumlah peserta.

Tim yang bertahan di kasta ini musim lalu, dipastikan dapat kompetitor baru. Yakni tiga wakil dari peserta Liga 1 2019 yang terdegradasi. Yakni Badak Lampung FC, Kalteng Putra dan Semen Padang FC.

Enam tambahan lainnya berasal dari Liga 3 2019 yang sukses mendapat tiker promosi. Yakni klub Persijap Jepara, PSKC Cimahi, PS AS Abadi Riau, Persekat Tegal, Putra Sinar Giri Gresik dan Persigo Semeru FC asal Lumajang Jawa Timur.

Jateng dipastikan diwakili empat klub, yakni Persis Solo, PSCS Cilacap, Persekat dan Persijap Jepara. Sayang belum bisa dipastikan regulasi musim depan, akan digelar dua wilayah seperti dua musim terakhir, atau dibagi dalam banyak grup, seperti di Liga 2 2017.

Di lain sisi, jumlah wakil dari Jateng ternyata masih stagran diangka tiga sampai empat tim, seperti dua musim terakhir. 

Padahal di musim Liga 2 2017, jumlahnya mencapai enam tim, dan di Divisi Utama 2014 mencapai 15 tim. Sayang dalam dua kompetisi resmi tersebut, terdapatregulasi sadis, yakni jurang degradasi terbuka sangat lebar. Tak ayal banyak kluh dari Jateng dan beberap wakil provinsi lainnya yang harus kehilangan wakilnya di kasta kedua.

Di lain sisi, tim Persis Solo enggan terlalu pusing memikirkan tim lawan. Yang sejatinya sebagian besar calon peserta, masih terlihat banyak yang adem ayem menikmati jeda kompetisi. Tim tetangga PSIM Jogja saja, masih terlihat belum ada pergerakan untuk membentuk tim.

”Kalau jadi di bulan itu (Maret) kompetisinya, tentu cukup pas. Persiapan kita juga sudah digelar sejak lama, walaupun dari sisi jumlah pemain juga kita belum komplet. Tim kepelatihan sudah merancang program, dan saya yakin coach Salahudin juga sudah punya bayangan tim ini akan terbentuk seperti apa,” ucap Asisten Pelatih Persis Solo Choirul Huda. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia