alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Salahi Aturan, Spanduk Kampanye Bakal Calon Gibran & Purnomo Disikat

01 Januari 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Satpol PP menertibkan spanduk kampanye bakal calon wali kota yang melanggar aturan

Satpol PP menertibkan spanduk kampanye bakal calon wali kota yang melanggar aturan (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Spanduk bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota bertebaran di sejumlah sudut Kota Solo. Satpol PP pun tidak pandang bulu bertindak tegas. Termasuk spanduk kampanye Achmad Purnomo-Teguh Prakosa dan Gibran Rakabuming Raka yang mendominasi di titik-titik terlarang. 

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Surakarta Agus Sis Wuryanto mengatakan, selama sepekan terakhir pihaknya menyisir sejumlah jalan di Kota Bengawan. Spanduk yang dipasang tidak sesuai aturan langsung ditertibkan. Hasilnya, 16 spanduk bergambar Purnomo-Teguh (Puguh) dan 16 spanduk serta bendera bergambar Gibran Rakabuming Raka disita. Sisanya adalah spanduk ucapan selamat Natal dari polresta dan dua spanduk promosi produk.

“Pemasangan spanduk sudah diatur dalam peraturan daerah, ada tempatnya sendiri. Spanduk-spanduk yang kita tertibkan ini dipasang tidak pada tempatnya. Kita banyak mendapatkan laporan dari masyarakat,” katanya, Selasa (31/12).

Agus menambahkan, upaya penertiban spanduk berbau politik dilakukan tanpa tendensi apapun kecuali penegakan perda. Satpol PP tidak akan pandang bulu terhadap pemasangan spanduk yang tidak sesuai aturan. “Siapapun foto yang terpasang, kalau itu tidak sesuai ya kita copot. Tegas dan jelas,” tandasnya.

Menurut data satpol PP, spanduk dukungan untuk Gibran tersebar di beberapa ruas jalan. Antara lain Jalan RM Said, Ronggowarsito, simpang empat  Atria, Kapten Mulyadi,  Kolonel Sugiono, dan Jaya Jayawijaya. Sementara spanduk Puguh di antaranya tersebar di Jalan Yosodipuro,  Sutan Syahrir,  Palang Joglo, simpang empat Tipes, Dr. Radjiman, RM. Said, Veteran, dan Kapten Mulyadi.

Relawan pendukung Gibran, Antonius Yogo Prabowo mengaku memasang sejumlah spanduk dan bendera dukungan terhadap putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut. Dia juga mengakui ada beberapa simpul relawan lain yang memasang bendera di tempat yang tidak benar.

“Simpul relawan itu kan banyak. Kami akui ada yang masih memasang dengan cara memaku pohon. Itu nanti akan kita coba untuk benahi,” katanya.

Sementara itu Achmad Purnomo mengaku banyak spanduk dukungan terhadap dirinya. Pria yang juga wakil wali kota itu tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut. “Itu kan bentuk ekspresi dari masyarakat. Sah-sah saja. Namanya masyarakat banyak, mungkin ada yang belum tahu tentang seperti itu (ketentuan pemasangan spanduk). Kalau memang melanggar ya satpol PP silakan bertindak,” katanya. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news