Sabtu, 25 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Beruntun, Gas Beracun Telan Korban

06 Januari 2020, 07: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Beruntun, Gas Beracun Telan Korban

KARANGANYAR – Korban tewas akibat menghirup gas beracun di dalam sumur kembali terjadi. Setelah dua tewas di Sragen dua hari sebelumnya, kemarin satu nyawa terenggut di Karanganyar. 

Korban adalah Joko Purnomo, 30, warga Kampung Sorobaun, Desa Jati, Jaten, Karnaganyar. Kejadian Minggu (4/1) pukul 10.00 di dalam sumur pekarangan rumahnya. Diduga Joko meninggal dunia lantaran menghirup gas beracun di dalam sumur sedalam 15 meter. Ketika itu dia membenahi pompa air yang diterpasang di dinding dalam sumur diameter 1,3 meter itu.

Salah satu warga setempat, Suwarno mengatakan, saat itu Joko bersama kakaknya Triyono, 41, memasang pompa air di dalam sumur. Sebelumnya sumur yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tersebut kering. “Ini sudah alam tidak digunakan. Nah, saat musim hujan ini akan digunakan, makanya mau dipasangi pompa air,” ujarnya.

Joko turun ke dalam sumur menggunakan tangga, dan berusaha untuk memasang pompa air. Tapi, tiba-tiba tubuhnya lemas dan langsung tertelungkup berada di dasar sumur. Melihat adiknya dalam kondisi lemas, Triyono yang saat itu berada di atas berusaha turun dan menyelamatkan adiknya. Namun dia mengurungkan niatnya dan kembali ke atas sumur setelah mencium bau gas dari dasar sumur. “Dia mengaku saat itu pusing, makanya cepat-cepat naik lagi ke atas,” katanya.

Tak hanya Triyono, warga lain Rajio, 45, yang dimintai tolong untuk membantu menyelamatkan Joko, sempat pingsan usia berusaha mengangkat tubuh Joko dari dasar sumur. Rajio pingsan diduga lantaran saat melakukan proses evakuasi menghirup gas beracun di dalam sumur tersebut.

Karena kondisi sangat membahayakan, tim gabungan dari Basarnas bersama sejumlah relawan di Kabupaten Karanganyar, langsung turun tangan melakukan proses evakuasi tubuh Joko dari dalam sumur. 

Koordinator lapangan operasi SAR gabungan, Tri Puji mengungkapkan, proses evakuasi dilakukan dengan cara menggunakan tabung oksigen aqualum. Tubuh Joko berhasil di evakuasi dengan cara ditarik menggunakan tali carmantel yang diikatkan ke tubuhnya.

“Saat ini kami masih menunggu tim medis untuk melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut, dan jajaran dari Polres Karanganyar untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan proses penyelidikan. Kalau dugaannya memang korban meninggal karena menghirup udara atau gas di dalam sumur, karena ada bau menyengat,” jelasnya. (rud/bun)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia