Jumat, 24 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Budi Kurnia Comeback, Komposisi Tim Kepelatihan Persis Komplet

06 Januari 2020, 07: 20: 59 WIB | editor : Perdana

SIAP BERKONTRIBUSI: Persis Solo resmi menunjuk Budi Kurnia sebagai pelatih fisik untuk kompetisi Liga 2 2020.

SIAP BERKONTRIBUSI: Persis Solo resmi menunjuk Budi Kurnia sebagai pelatih fisik untuk kompetisi Liga 2 2020. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Persis Solo benar-benar merancang tim terbaiknya. Walau saat ini kerangka tim belum terbentuk, namun dari sisi komposisi tim kepelatihan, ternyata dipastikan sudah komplet.

Hal ini terlihat setelah di sesi latihan sore di Lapangan Klumprit Sukoharjo (5/1), mantan pelatih fisik PSIS Semarang musim lalu, Budi Kurnia terlihat sudah bergabung dengan tim Persis. Dia ikut memantau kondisi fisik belasan pemain Persis, yang sebagain sudah deal menjadi bagian dari skuad Laskar Sambernyawa di Liga 2 2020.

”Saya bangga bisa kembali ke tim kebanggaan saya ini, yang punya sejarah besar di Liga Indonesia. Saya banyak kenangan dengan tim ini, karena di sini saya mulai meniti karir. Saya berharap bisa ikut berkontribusi membawa Persis ke Liga 1 nantinya,”  terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Pria asal Garut tersebut, memang pernah jadi pelatih fisik Persis dua musim. Tepatnya di musim 2017 dan 2018. Di zaman pelatih Freddy Muli, Widyantoro hingga Jafri Sastra.

Hadirnya Budi Kurnia tentu membuat komposisi tim kepelatihan Persis komplet. Sebelumnya manajemen sudah menunjuk Salahudin sebagai pelatih kepala. Dia dibantu oleh Kahudi Wahyu (asisten pelatih), Choirul Huda (asisten pelatih), Hermansyah (pelatih kiper) dan Dani Suryandi (asisten pelatih bagian analisis dan statistik).

”Sebelum saya datang ke sini (Solo), saya sudah merancang program untuk bisa dikoordinasikan dengan coach Salahudin. Tapi tentu programnya akan tunggu keputusan dari coach Salahudin dulu,” ungkap ucap pria yang sempat menjadi pelatih fisik Persiba Balikpapan (2015) dan PSPS Riau (2018) tersebut.

Saat ini Persis belum terbentuk 100 persen komposisi timnya. Baru ada 12 pemain yang sudah deal, jadi bagian dari skuad Laskar Sambernyawa. 

”Kalau menurut saya, memang harus dirancang dengan baik programnya. Kalau kerangka sudah ada 80-90 persen, harusnya mulai digenjot fisik seluruh pemain. Termasuk beberapa tes (termasuk VO2 Max). Karena sejatinya ini waktu yang pas untuk meningkatkan fisik pemain sebelum kompetisi dimulai,” ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia