Sabtu, 22 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Dana Desa Capai Rp 227 M, Bugelan Terima Paling Besar

06 Januari 2020, 16: 36: 16 WIB | editor : Perdana

INFRASTRUKTUR: Pembangunan jalan dapat menggunakan anggaran dana desa.

INFRASTRUKTUR: Pembangunan jalan dapat menggunakan anggaran dana desa. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Dana Desa 2020 sudah siap dikucurkan ke 251 desa se Kabupaten Wonogiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Wonogiri Semedi Budi Wibowo mengatakan, dana desa pada tahun ini sebesar Rp 227.393.914.000. Diperuntukkan bagi 251 desa.

”Rumus pembagian dana ada yang berubah. Jadi jumlah yang diterima setiap desa ada yang naik ataupun turun,” kata Semedi, kemarin (5/1).

Dia mengatakan, regulasi sudah diatur oleh pusat. Sehingga pemerintah daerah tinggal mengikuti. Dari tahun ke tahun, kriteria pembagian dana bisa saja berubah-ubah. Desa yang tingkat kemiskinannya tinggi lebih banyak.

”Desa yang sudah maju mendapatkan dana desa yang lebih sedikit. Sedangkan desa dengan jumlah warga kurang mampu lebih banyak cenderung mendapatkan dana desa yang lebih besar,” imbuhnya.

Desa Slogoretno di Kecamatan Jatipurno mendapatkan dana desa terkecil, yakni sebesar Rp 742.758.000. Sementara Desa Bugelan di Kecamatan Kismantoro mendapatkan dana desa terbesar, yakni Rp 1.893.675.000.

Kepala Desa Slogoretno Yusuf Suparmanto mengungkapkan, luas wilayah Desa Slogoretno paling kecil se-Kecamatan Jatipurno. Jumlah penduduknya juga yang terkecil di kecamatan. Begitu pula angka kemiskinan paling rendah. Dana desa tahun ini akan digunakan untuk pembangunan fisik dan juga pemberdayaan.

"Dari hasil musyawarah RKP kemarin sudah disepakati dengan BPD bahwa 60 persen fisik dan 40 persen pemberdayaan," kata Yusuf. (rm2/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia